Suarantt.id, Kupang-Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, memberikan apresiasi tinggi kepada para petugas kebersihan dan pendonor darah dalam kegiatan bakti sosial yang digelar oleh Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) NTT bekerja sama dengan Polda NTT di Lippo Kupang pada Senin (5/8/25).
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80.
Acara tersebut dihadiri pula oleh Penjabat Sekda Kota Kupang, Ignasius Repelita Lega. Sasaran utama dari kegiatan ini adalah petugas kebersihan Kota Kupang dan anak-anak dari panti asuhan, dengan kegiatan utama berupa donor darah yang diramaikan oleh pembagian hadiah langsung serta kupon undian.
Dalam sambutannya, Gubernur Melki Laka Lena menyebut darah sebagai simbol kehidupan yang melampaui batas-batas etnis, agama, bahkan negara. “Darah adalah lambang solidaritas kemanusiaan. Dalam situasi darurat, kita tidak pernah menanyakan darah itu berasal dari siapa. Solidaritas ini adalah nilai kemerdekaan yang sesungguhnya,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan rasa hormat kepada para petugas kebersihan yang dianggap sebagai “pahlawan tanpa tanda jasa” dalam menjaga wajah kota. “Mereka adalah pahlawan kebersihan yang patut diberi perhatian dan dukungan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Gubernur NTT mendorong penguatan ekonomi lokal melalui program “One Village, One Product” yang kini berkembang menjadi “One Community, One Product” dan “One School, One Product”. Program ini, menurutnya, mampu menciptakan nilai tambah dan pemberdayaan ekonomi masyarakat dari akar rumput.
Ketua Umum PSMTI, Wilianto Tanta, menyampaikan apresiasinya atas dukungan dari Polda NTT dan Pemerintah Provinsi NTT. Ia menekankan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadikan NTT sebagai tempat yang layak dan aman untuk investasi serta kegiatan sosial.
“Sejak berdiri tahun 1998, PSMTI terus berkomitmen untuk kegiatan sosial dan budaya. Donor darah kami adakan minimal tiga kali dalam setahun karena kebutuhan darah nasional masih sangat tinggi,” kata Wilianto.
Kegiatan donor darah ini juga dimeriahkan dengan pameran motor Harley Davidson dan pemberian berbagai hadiah, mulai dari perangkat elektronik hingga voucher perumahan. Hingga pukul 13.00 WITA, tercatat sekitar 200 pendonor dari target 400 orang.
Ketua Panitia Donor Darah, Bobby Lianto, berharap partisipasi masyarakat terus meningkat sebagai bentuk kepedulian dan semangat kemerdekaan. “Pemenang undian tetap akan kami hubungi walau tidak hadir saat pengundian,” jelasnya.
Sebagai penutup, dilaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PSMTI, Pemerintah Provinsi NTT, dan Polda NTT sebagai bentuk komitmen bersama dalam kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat.
Dalam kesempatan itu pula, Penjabat Sekda Kota Kupang memberikan penghargaan khusus kepada para pahlawan kebersihan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka.
Kegiatan ini tidak hanya memperkuat rasa persatuan dan kepedulian sosial, tetapi juga menjadi refleksi nyata terhadap semangat kemerdekaan yang diwariskan oleh para pahlawan bangsa. ***





