Wagub Johni Asadoma Tinjau Pelayanan Gizi di Alor, Fokus pada Ekonomi Masyarakat Lokal

oleh -449 Dilihat
Wagub Didampingi Wabup Alor Tinjau SPPG Mutiara Alor. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Kupang-Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Johni Asadoma, melakukan peninjauan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mutiara yang berlokasi di Watamelang, Kecamatan Teluk Mutiara, Kabupaten Alor pada Selasa (14/4/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Wagub didampingi oleh Wakil Bupati Alor Rocky Winaryo, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Alor Obeth Bolang, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi NTT Alfonsus Theodorus, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi NTT Alexon Lumba, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT Ambrosius Kodo, serta Staf Ahli TP PKK Provinsi NTT Vera Christina Sirait Asadoma.

Setibanya di lokasi, rombongan disambut langsung oleh Kepala Dapur/Mitra Adibu Masaae dan Kepala SPPG Mutiara Adriyanto Malailak bersama jajaran.
Dalam peninjauan tersebut, Johni Asadoma melihat langsung proses pengolahan makanan, mulai dari tahap persiapan hingga pemorsian. Ia mencermati bahwa sebagian bahan pangan, khususnya telur, masih didatangkan dari Kupang. Sementara itu, sayur-sayuran sudah mulai memanfaatkan hasil produksi lokal, meskipun ketersediaannya masih terbatas.

Wagub menekankan pentingnya pemberdayaan masyarakat lokal dalam mendukung kebutuhan bahan pangan untuk program pemenuhan gizi. Ia mendorong Pemerintah Kabupaten Alor agar mengembangkan potensi masyarakat, salah satunya melalui usaha peternakan ayam petelur.

“Harus berdayakan masyarakat sekitar. Bahan baku seperti telur seharusnya tidak perlu didatangkan dari luar Alor,” tegasnya.
Selain aspek ketersediaan bahan pangan, Johni juga mengingatkan pentingnya menjaga kualitas layanan, khususnya dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menekankan agar pengelolaan dapur tetap memperhatikan standar gizi, kebersihan, serta higienitas dalam proses pengolahan dan distribusi makanan.

“Kebersihan peralatan dan makanan harus diperhatikan agar tetap higienis,” ujarnya.

Diketahui, SPPG Mutiara didukung oleh 47 orang karyawan dan melayani sebanyak 3.444 penerima manfaat yang terdiri dari siswa SMA, SMP, SD, TK, serta balita di Posyandu.

Melalui peninjauan ini, diharapkan pelayanan pemenuhan gizi bagi pelajar dan masyarakat dapat berjalan optimal. Selain itu, upaya pemberdayaan masyarakat lokal juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Alor. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.