Suarantt id, Jakarta-Webinar Korpri Menyapa ASN Seri ke-98 sukses digelar dengan menghadirkan narasumber kompeten di bidang branding dan komunikasi, yaitu Kepala Biro Humas Kementerian Agama Akhmad Fauzin dan pakar bisnis serta pemasaran Yuswohadi. Webinar ini bertujuan memperkuat pemahaman Aparatur Sipil Negara (ASN) mengenai pentingnya membangun branding positif di lingkungan pemerintah.
Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional (DPKN), Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh dalam sambutannya menekankan pentingnya peran ASN sebagai duta pemerintah. “ASN harus menjadi brand ambassador pemerintah di unit kerja masing-masing serta berperan dalam membangun citra positif institusi di mata publik,” tegas Zudan.
Implementasi Core Values BerAKHLAK
Dalam paparannya, Yuswohadi menyoroti pentingnya penerapan core values BerAKHLAK yang tertuang dalam Surat Edaran Menteri PAN-RB No. 20 Tahun 2021. Menurutnya, nilai-nilai tersebut dapat menjadi fondasi kuat bagi ASN dalam membangun reputasi profesional dan meningkatkan kinerja.
“ASN yang terus belajar dan berkembang akan semakin dipercaya oleh masyarakat. Ini adalah salah satu kunci untuk menjaga branding institusi yang positif,” ujarnya.
Yuswohadi juga memperkenalkan konsep Employer Branding ASN: Bangga Melayani Bangsa, yang bertujuan meningkatkan kebanggaan dan motivasi ASN dalam melayani masyarakat.
Strategi Branding di Kementerian Agama
Sementara itu, Akhmad Fauzin memaparkan strategi branding yang diterapkan Kementerian Agama, termasuk fokus pada tiga program prioritas: reformasi birokrasi, penyelesaian permasalahan haji, dan percepatan sertifikasi lebih dari 600 ribu guru melalui Pendidikan Profesi Guru (PPG) dalam dua tahun mendatang.
“Kami telah mengajak seluruh ASN Kemenag untuk menjadi humas aktif dalam menyampaikan program-program kementerian kepada masyarakat,” ujar Fauzin.
Ia juga menyoroti keberhasilan branding personal Menteri Agama Nasaruddin Umar, yang dikenal sebagai sosok komunikatif dan memiliki reputasi baik di media serta publik.
Pesan bagi ASN
Webinar ini memberikan tips pembuatan konten efektif bagi ASN yang mencakup edukasi, inspirasi, dan hiburan untuk menjangkau masyarakat, khususnya generasi muda. “Konten yang relevan dan solutif akan membantu institusi pemerintah membangun hubungan yang lebih baik dengan publik,” jelas Yuswohadi.
Acara yang dimoderatori oleh Wandes Gumamven, S.Tr. Inst., Duta Korpri dari BMKG, ini diikuti lebih dari 1.000 partisipan melalui Zoom dan telah ditonton lebih dari 12.713 kali di YouTube hingga berita ini ditulis.
Melalui kegiatan ini, diharapkan ASN semakin memahami pentingnya branding positif dan menjadi ujung tombak dalam memperkuat citra pemerintah di mata masyarakat. ***





