Suarantt.id, Kupang-Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2025, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar kegiatan Gebyar SMK dan Pameran Produksi SMA, yang menampilkan beragam karya inovatif siswa dari berbagai daerah di provinsi tersebut.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Ambrosius Kodo, menjelaskan bahwa kegiatan Gebyar SMK diikuti oleh 41 SMK terbaik dari kabupaten/kota se-NTT. Masing-masing sekolah menampilkan hasil karya unggulan yang mencerminkan kreativitas, keterampilan, dan inovasi para siswa di bidang keahlian masing-masing.
“Dalam Gebyar SMK ini, kita bisa melihat sendiri betapa luar biasanya hasil karya anak-anak kita. Ini adalah bukti bahwa pendidikan vokasi di NTT terus berkembang dan memberikan ruang nyata bagi siswa untuk menunjukkan potensi terbaiknya,” ungkap Ambrosius.
Gubernur NTT turut hadir dan mengunjungi seluruh stan pameran dari tiap SMK, memberikan apresiasi langsung kepada para siswa atas hasil karya mereka yang beragam — mulai dari produk teknologi terapan, desain kreatif, hingga olahan pangan lokal.
Selain Gebyar SMK, kegiatan Hardiknas juga dimeriahkan dengan Pameran Produksi Siswa SMA, yang diikuti oleh 32 siswa dari berbagai SMA serta satu Sekolah Luar Biasa (SLB). Dalam pameran ini, para siswa memamerkan produk-produk hasil karya tangan dan proyek ilmiah yang mencerminkan kemampuan akademik sekaligus keterampilan praktis mereka.
Kegiatan ini menjadi ajang inspiratif untuk saling belajar, memperkuat jejaring antar sekolah, serta mendorong semangat kompetisi yang sehat di kalangan pelajar.
“Hardiknas tahun ini bukan hanya perayaan seremonial, tetapi wujud nyata dari kemajuan pendidikan kita yang berbasis keterampilan, kreativitas, dan kolaborasi,” tutup Ambrosius Kodo. ***





