Gubernur Melki Panen Raya dan Dorong Kolaborasi Pembangunan di Rote Ndao

oleh -253 Dilihat
Gubernur NTT dan Bupati Rote Ndao Panen Raya. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Ba’a-Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, memulai kunjungannya di Kabupaten Rote Ndao dengan kegiatan Panen Raya Padi di lahan seluas 16,5 hektar milik Kelompok Tani Loudano I, Desa Oenitas, Dusun Loudano, Kecamatan Rote Barat. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi Majelis Sinode GMIT dan Bank Indonesia Perwakilan Provinsi NTT pada Kamis, 1 Mei 2025.

Usai panen, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi bersama tokoh masyarakat dan pemerintah daerah. Dalam sambutannya, Gubernur Melki menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk membangun daerah.

“Sejak awal kami mengangkat tema Ayo Bangun NTT, karena kami sadar bahwa pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Butuh dukungan dari semua pihak agar pembangunan di NTT, termasuk Rote, bisa berjalan secara maksimal,” ungkapnya.

Melki juga menggarisbawahi pentingnya melibatkan tokoh-tokoh diaspora NTT, terutama yang telah sukses di berbagai bidang. Ia mengisahkan pertemuannya dengan tokoh diaspora dan pengusaha di Jakarta yang menyambut baik ajakan untuk membangun NTT, terutama di sektor kelautan, garam, dan lobster.

“Dukungan dari diaspora dan pelaku usaha diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” ujarnya.

Dalam konteks Kabupaten Rote Ndao, Gubernur Melki menyebutkan bahwa pemerintah telah menyiapkan rencana pengembangan potensi unggulan daerah, termasuk sektor pertanian, kelautan, rumput laut, dan tambak garam.

“Rote ini luar biasa. Selain kelautan dan perikanan, sektor pertaniannya juga punya potensi besar. Dengan semangat kolaborasi, kita bangun bersama-sama,” katanya.

Melki juga mendorong gerakan Beli NTT, dengan mengajak masyarakat mendahulukan produk lokal. Ia menekankan pentingnya hilirisasi produk daerah agar memiliki nilai tambah dan mengurangi ketergantungan terhadap produk dari luar.

“Kami ingin ada gerai NTT di bandara yang diisi produk UMKM kita. Ini upaya konkret memperkenalkan produk kita kepada publik,” tegasnya.

BACA JUGA:  Gubernur Melki Buka FGD "United for NTT Against Rabies", Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Pengendalian Rabies Lewat Kesejahteraan Hewan

Ketua Sinode GMIT turut memberikan arahan, menyatakan komitmen GMIT untuk terus menjadi mitra pemerintah, termasuk dalam penanganan stunting, kemiskinan ekstrem, dan penguatan ekonomi daerah.

“Membangun NTT tidak bisa dilepaskan dari membangun GMIT. Kami siap mendukung program-program pemerintah, termasuk dalam kondisi efisiensi anggaran,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Rote Ndao menyampaikan apresiasi atas perhatian Gubernur kepada daerahnya. Ia juga menyampaikan komitmen untuk terus berkolaborasi dengan berbagai pihak demi kemajuan NTT.

Kegiatan ini turut dirangkaikan dengan penyerahan bantuan pendidikan untuk SMA/SMK se-Kabupaten Rote Ndao tahun 2025 sebesar Rp 2,3 miliar, serta bantuan sektor pertanian senilai Rp 8,6 miliar yang meliputi pengembangan padi, jagung, optimalisasi lahan, dan dukungan alat mesin pertanian. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.