Gubernur NTT Pantau Harga Sembako di Kota Kupang, Stok Dipastikan Aman dan Terkendali

oleh -551 Dilihat
Gubernur dan Wagub NTT Sidak Sejumlah Supermarket di Kota Kupang pada Jumat, 10 April 2026. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Kupang-Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, bersama Wakil Gubernur Johanis Asadoma turun langsung memantau harga dan ketersediaan bahan pokok di sejumlah titik di Kota Kupang pada Jumat (10/4/2026).

Hasil pemantauan tersebut memastikan bahwa stok sembako di wilayah tersebut masih aman dan kondisi harga relatif terkendali.

Pemantauan dilakukan di beberapa lokasi strategis, di antaranya Pasar Oeba (Toko Panca Sakti), SPBU Oeba, dan O Mart yang dipimpin langsung oleh Gubernur Melki Laka Lena. Sementara itu, Wakil Gubernur Johanis Asadoma melakukan pemantauan di Hypermart Bundaran Tirosa dan MTM Mart.

Turut mendampingi dalam kegiatan ini Plh. Sekretaris Daerah Provinsi NTT Flori Rita Wuisan, perwakilan Bank Indonesia NTT, pimpinan perangkat daerah lingkup Pemprov NTT, Perum Bulog NTT, pihak PT Pertamina Patra Niaga NTT, serta Satgas terkait pengawasan harga dan pangan.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, Pemerintah Provinsi NTT menegaskan bahwa ketersediaan bahan pokok seperti beras, minyak goreng, dan elpiji masih mencukupi kebutuhan masyarakat. Meskipun terdapat kenaikan harga pada beberapa komoditas, namun masih dalam batas wajar dan belum berdampak signifikan terhadap stabilitas pasar.

“Kita sudah cek langsung di lapangan. Secara umum masih stabil, meskipun ada kenaikan kecil pada beberapa komoditas, tetapi belum signifikan dan masih terkendali,” ujar Gubernur Melki Laka Lena.

Ia menjelaskan, harga beras premium mengalami kenaikan sekitar Rp1.000 per kilogram. Namun, ketersediaannya tetap terjaga melalui suplai beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) oleh Bulog.

Selain itu, harga minyak goreng premium juga mengalami kenaikan, tetapi masih dalam kategori wajar. Di sektor energi, hasil pemantauan di SPBU Oeba menunjukkan bahwa stok bahan bakar minyak (BBM) dalam kondisi aman dan harga tetap normal sesuai ketentuan.

BACA JUGA:  Pemkot Kupang Komitmen Tindak Lanjut Rekomendasi BPK dan Indikator MCP KPK

“Untuk BBM aman, stok tersedia dan tidak ada kendala di lapangan,” tambahnya.

Sementara itu, untuk komoditas elpiji, ditemukan adanya kekosongan stok di beberapa titik seperti O Mart dan MTM Mart. Kondisi ini diduga akibat keterlambatan distribusi dari luar daerah.

Meski demikian, Pemerintah Provinsi NTT memastikan bahwa kondisi tersebut bersifat sementara dan segera ditangani melalui koordinasi dengan pihak terkait.

Sebagai langkah antisipasi, pihak Pertamina bersama pemerintah daerah telah mengambil sejumlah langkah strategis, di antaranya penambahan agen LPG di Kota Kupang, percepatan distribusi dari Surabaya, serta imbauan kepada pelaku usaha agar menggunakan LPG ukuran 50 kg guna menjaga ketersediaan LPG ukuran kecil bagi rumah tangga.

Di sisi lain, ketersediaan komoditas pangan lainnya seperti telur ayam juga terpantau aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.

Wakil Gubernur Johanis Asadoma menegaskan bahwa pemantauan ini dilakukan untuk memastikan kondisi riil di lapangan sekaligus menjaga stabilitas harga dan pasokan.

“Hari ini kita turun langsung untuk memastikan kondisi harga sembako, elpiji, dan kebutuhan lainnya. Secara umum ada kenaikan, tetapi tidak signifikan,” ujarnya.

Ia juga menyoroti tingginya ketergantungan pasokan bahan pokok dari luar daerah yang saat ini mencapai sekitar 80 persen. Menurutnya, kondisi ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi daerah untuk memperkuat sektor produksi lokal.

“Ke depan kita harus memaksimalkan potensi daerah, baik di sektor pertanian, peternakan, maupun sektor lainnya, agar ketahanan pangan kita semakin kuat,” tegasnya.

Pemerintah Provinsi NTT memastikan akan terus melakukan pemantauan secara berkala serta mengambil langkah strategis guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok. Masyarakat juga diimbau untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan (panic buying), karena stok kebutuhan pokok dipastikan dalam kondisi aman. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.