Gubernur NTT Tegaskan Komitmen Bangun Pariwisata Berkelanjutan Hingga ke Pelosok Desa

oleh -765 Dilihat
Gubernur NTT, Melki Laka Lena. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, menjadi keynote speaker secara virtual dalam Seminar Nasional bertajuk “Menyongsong Revisi Undang-Undang Kepariwisataan” sekaligus peluncuran buku “Kepariwisataan dan Hukum Progresif: Menuju Pembangunan Berkelanjutan”. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga dan berlangsung secara daring pada Selasa, 22 April 2025.

Dalam sambutannya yang disampaikan dari Ruang Kerja Gubernur NTT, Melki Laka Lena menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pembangunan pariwisata yang berdampak nyata bagi seluruh masyarakat NTT, terutama hingga ke tingkat desa.

“Pariwisata yang dibangun di NTT bukan hanya untuk segelintir orang, tetapi kami bangun untuk memberikan peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat di desa-desa. Kami ingin pariwisata menjadi penggerak ekonomi lokal yang tangguh, bermartabat, berkualitas, dan inklusif,” ujar Gubernur Melki.

Ia menjelaskan, sektor pariwisata menjadi salah satu fondasi utama dalam 10 program prioritas “Ayo Bangun NTT”, khususnya dalam program Melki Joni. Berbagai langkah konkret pun telah dijalankan, termasuk pelatihan bagi pemandu wisata, pengembangan produk destinasi, peningkatan keterampilan pelaku kuliner, serta promosi destinasi wisata NTT di tingkat nasional dan internasional.

“Kami ingin dunia tahu bahwa selain Labuan Bajo, NTT memiliki banyak destinasi wisata lainnya di 22 kabupaten/kota, yang masing-masing memiliki keindahan dan cerita unik,” tambahnya.

Melki juga menekankan pentingnya pembangunan pariwisata berbasis keberlanjutan, kolaborasi lintas sektor, dan pemerataan manfaat ekonomi. Pemerintah Provinsi NTT terus mendorong sinergi antara pelaku pariwisata, pemerintah daerah, hingga ke level kecamatan dan desa agar terbentuk ekosistem pariwisata yang sehat dan produktif.

Menurutnya, pembangunan tidak hanya terfokus di ibu kota kabupaten, tetapi juga menyebar hingga ke pelosok dusun dan kampung. Aksesibilitas, infrastruktur, dan kualitas SDM pariwisata juga terus dibenahi, termasuk pengembangan pendidikan vokasi dan keterlibatan tenaga lokal.

“Kami juga fokus pada pelestarian lingkungan melalui pengelolaan sampah yang baik, serta menciptakan iklim investasi yang menarik bagi pengembangan ekonomi di sektor pariwisata,” tegasnya.

Selain itu, UMKM terus didorong untuk menjadi pilar utama dalam mendukung pariwisata dan ekonomi lokal. Pemerintah provinsi akan memberikan dukungan melalui promosi, branding, dan kolaborasi lintas sektor.

Di akhir paparannya, Gubernur Melki mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk pelaku usaha, akademisi, media, dan wisatawan untuk bersinergi dalam membangun pariwisata NTT yang berkelanjutan. Ia juga menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi digital dan media sosial dalam mengembangkan ekonomi kreatif lokal dan memperluas pasar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.