Suarantt.id, Kupang-Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) merilis data Indeks Ketimpangan Gender (IKG) tahun 2024 yang menunjukkan capaian positif. IKG NTT tercatat sebesar 0,402, turun 0,026 poin dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan ini mengindikasikan kemajuan signifikan dalam upaya mengurangi ketimpangan gender di wilayah tersebut.
Kepala BPS NTT, Matamira Kale, dalam keterangan pers virtualnya menyampaikan bahwa penurunan IKG ini merupakan hasil dari perbaikan di semua dimensi pengukuran, meliputi kesehatan reproduksi, pemberdayaan perempuan, serta akses terhadap kegiatan ekonomi.
“Peningkatan akses perempuan terhadap pendidikan, partisipasi dalam politik, serta kontribusi mereka di sektor ketenagakerjaan menjadi pendorong utama perbaikan IKG NTT tahun ini,” ujar Mira Kale.
Secara spasial, lanjutnya, penurunan ketimpangan gender terjadi merata di sebagian besar kabupaten dan kota di Provinsi NTT, tidak hanya terpusat di ibu kota provinsi. Capaian ini dinilai sebagai bukti nyata efektivitas kebijakan yang inklusif dan program pemberdayaan perempuan yang dijalankan secara kolaboratif oleh pemerintah daerah, organisasi masyarakat sipil, serta mitra pembangunan.
Pemerintah Provinsi NTT menyambut baik capaian ini dan menyatakan komitmennya untuk terus memperkuat kebijakan yang responsif gender. Upaya ini dipandang penting guna menciptakan pembangunan yang adil, setara, dan berkelanjutan.
“IKG yang terus menurun harus menjadi pijakan untuk memperluas ruang partisipasi perempuan dan memastikan kesetaraan di semua sektor,” pungkas Mira. ***





