Suarantt.id, Kupang-Ketua Ikatan Keluarga Besar Kepulauan Alor (IKKA) Kupang, Roberth Jimmi Lambila, menegaskan peran strategis IKKA sebagai wadah untuk memperkuat solidaritas dan menyuarakan aspirasi masyarakat Alor. Pernyataan tersebut disampaikan dalam sambutannya pada acara Natal dan Tahun Baru Bersama IKKA di GOR Oepoi, Kupang pada Sabtu, 25 Januari 2025 malam.
“Kami berdiri untuk memperkuat solidaritas, mendukung pemerintah, sekaligus menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemimpin,” ujar Roberth di hadapan ribuan peserta yang hadir dalam perayaan ini.
Roberth berharap IKKA terus menjadi tempat berbagi, berkoordinasi, dan saling mendukung, tidak hanya bagi masyarakat Alor tetapi juga untuk seluruh masyarakat NTT. Ia juga menyerukan perhatian khusus dari pemerintah daerah, baik Gubernur maupun Wali Kota Kupang, terhadap kebutuhan masyarakat Alor.
Ketua Panitia, Beny Mauko, mengungkapkan bahwa perayaan Natal keempat IKKA kali ini terasa istimewa karena bertepatan dengan terpilihnya Johni Asadoma, putra Alor, sebagai Wakil Gubernur NTT.
“Ini adalah momen sejarah yang membuka jalan bagi putra-putri Alor lainnya untuk tampil di panggung kepemimpinan daerah maupun nasional,” kata Beny.
Acara yang mengusung tema besar “Mari Kita Pergi ke Betlehem” ini berlangsung meriah dengan dukungan dana sebesar Rp200 juta dari swadaya panitia dan donasi para sesepuh IKKA.
Gubernur NTT Terpilih, Emanuel Melkiades Laka Lena mengingatkan pentingnya kembali pada nilai-nilai Natal yang sejati. Ia menyoroti bagaimana pesan kebersamaan dalam Natal harus menjadi dasar untuk membangun NTT.
“Natal di Betlehem adalah Natal orang-orang sederhana, penuh harapan dan kebersamaan. Pesan ini mengingatkan kita bahwa membangun NTT harus berangkat dari hati yang tulus dan semangat gotong-royong,” ujar Melki.
Ia juga menyatakan komitmennya untuk menyelesaikan persoalan-persoalan strategis, termasuk sertifikasi tanah gereja di NTT.
Johni Asadoma: Tonggak Sejarah Baru untuk Alor
Wakil Gubernur NTT terpilih, Johni Asadoma, dalam pidatonya menyebut terpilihnya dirinya sebagai putra Alor pertama yang menjabat di pucuk pemerintahan NTT merupakan tonggak sejarah baru.
“Kemenangan ini adalah milik seluruh masyarakat Alor. Semoga menjadi motivasi bagi generasi muda untuk bermimpi besar dan bekerja keras,” ungkap Johni.
Johni juga menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pelatihan generasi muda di NTT. Ia menjanjikan beasiswa penuh bagi anak-anak Alor yang berhasil masuk ke universitas-universitas terbaik seperti UI, UGM, dan Unair.
“Biaya kuliah, uang kos, dan kebutuhan lainnya akan kami tanggung. Dan itu hanya untuk satu orang saja karena pakai uang operasional Wakil Gubernur. Ini adalah investasi kami untuk menciptakan sumber daya manusia yang unggul,” tegasnya.
Ia menambahkan, tagline kepemimpinannya, “Ayo Bangun NTT,” sejalan dengan tema Natal tahun ini yang menekankan harapan dan kebersamaan.
Hadir dalam acara tersebut Wali Kota Kupang terpilih, dr. Christian Widodo, Anggota DPRD RI Esthon Foenay, Penjabat Bupati Alor Zet Sonny Libing, Penjabat Bupati Kupang Alexander Lumba, serta sejumlah tokoh masyarakat lainnya.
Acara ini berlangsung dengan penuh kehangatan, dimeriahkan oleh tarian tradisional, lagu puji-pujian, dan berbagai atraksi budaya yang menampilkan kekayaan adat Alor. ***





