Menteri Pertanian Dorong Pengembangan Pertanian di Kabupaten Kupang, NTT

oleh -733 Dilihat
Menteri Pertanian, Amran Sulaiman Memberi Arahan kepada Penjabat Gubernur NTT dan Penjabat Bupati Kupang. (Foto Hiro)

Suara-ntt.id, Oelamasi-Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Jumat (24/1/2025). Kunjungan ini bertujuan untuk mendorong pengembangan sektor pertanian di wilayah tersebut sekaligus berdialog langsung dengan para petani guna memahami tantangan dan potensi daerah.

Salah satu agenda utama kunjungan ini adalah meninjau pemanfaatan irigasi persawahan di Bendungan Raknamo, Desa Raknamo, Kecamatan Amabi Oefeto. Menteri Pertanian menekankan pentingnya optimalisasi sumber daya air dari bendungan untuk kesejahteraan petani. Ia juga berharap pemerintah daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten, segera berkoordinasi setelah pelantikan gubernur dan bupati baru pada Februari mendatang. “Pembangunan irigasi cacing di lahan pertanian harus menjadi prioritas untuk memastikan air dari Bendungan Raknamo dapat dimanfaatkan secara maksimal,” ujar Menteri Amran.

Selain itu, Mentan juga mengunjungi Bendungan Leter T di Desa Bau-Bau, Kecamatan Kupang Timur, sekaligus melakukan penanaman padi bersama para petani setempat. Dalam kesempatan ini, ia menyerahkan secara simbolis bantuan berupa benih, pupuk, dan pestisida kepada petani sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pengembangan pertanian di NTT.

Dialog Bersama Petani: Aspirasi dan Dukungan Pemerintah

Dalam dialog bersama masyarakat, para petani menyampaikan berbagai aspirasi, termasuk harapan untuk peningkatan akses terhadap pupuk bersubsidi, modernisasi alat dan mesin pertanian, serta pelatihan untuk meningkatkan produktivitas lahan. Menanggapi hal ini, Menteri Amran menegaskan komitmen pemerintah untuk terus mendukung petani melalui program-program yang dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan mereka.

“Kami akan memastikan kebutuhan petani, mulai dari subsidi pupuk hingga pelatihan, dapat terpenuhi. Pemerintah juga berupaya menghadirkan alat dan teknologi modern untuk mendukung produktivitas,” jelasnya.

Dukungan ini turut diperkuat oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, yang menjelaskan bahwa pihaknya telah melaksanakan berbagai program pelatihan bagi penyuluh dan petani. “Melalui UPT Pendidikan seperti Polbangtan dan SMK PP, kami terus mendorong regenerasi petani muda untuk memastikan keberlanjutan sektor pertanian di masa depan,” ungkap Arsanti.

Motivasi untuk Pertanian NTT yang Lebih Maju

Di akhir kunjungan, Menteri Amran memberikan motivasi kepada para petani agar terus bersemangat dalam mengembangkan sektor pertanian NTT. Ia menegaskan pentingnya peran petani dalam mewujudkan swasembada pangan nasional dan meminta semua pihak untuk terus bekerja sama dalam memajukan pertanian di wilayah ini.

“Kita harus menjadikan NTT sebagai salah satu daerah unggulan pertanian nasional. Dengan kerja keras dan kolaborasi, saya yakin kita bisa,” tuturnya.

Kunjungan ini diharapkan dapat memberikan semangat baru bagi para petani di Kabupaten Kupang dan mendorong pertanian NTT untuk terus berkembang, berdaya saing, dan berkontribusi bagi ketahanan pangan nasional. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.