Suarantt.id, Oelamasi-Pembangunan infrastruktur saluran air bersih untuk perumahan warga eks Timor Timur di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, akhirnya rampung setelah melalui proses pengerjaan selama dua tahun. Proyek ini mencakup instalasi pipa air bersih yang menyasar 2.100 unit rumah di kawasan tersebut.
Menurut Eko Suyanto, ST, selaku Project Manager dari kontraktor pelaksana PT. Permata Maju Jaya, pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) telah selesai tanpa ada bagian lintasan yang tertinggal dalam pemasangan pipa. “Ini air bersih untuk 2.100 rumah. Setiap rumah mendapatkan sambungan rumah (SR), dan pipa induk dari mata air juga sudah kami pasang,” jelas Eko dalam keterangannya di Kupang pada Rabu (9/4/2025).
Eko menambahkan bahwa air sudah mulai disalurkan melalui pipa induk ke seluruh perumahan yang berada di lahan seluas 92,66 hektare tersebut. “Bulan lalu kami sudah buka keran dan air dari pipa induk mulai mengalir ke SR di rumah-rumah warga,” ujarnya.
Meski proyek dinyatakan rampung, sejumlah warga meminta agar pembangunan saluran air bersih ini juga diperiksa oleh pihak berwenang. Warga mendesak Kejaksaan Tinggi NTT (Kejati NTT) dan bahkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk turut menyelidiki proyek ini, bukan hanya proyek pembangunan rumah.
“Kita minta KPK, jaksa periksa juga air bersih, jangan periksa rumah saja. Air bersih juga harus diperiksa,” ungkap salah satu warga yang enggan disebut namanya.
Warga mengeluhkan bahwa proyek air bersih yang memakan waktu dua tahun tersebut sempat menghambat distribusi air ke rumah mereka, sehingga berdampak pada aktivitas sehari-hari.
Proyek air bersih ini menjadi bagian dari program besar pemerintah dalam mendukung kebutuhan dasar warga eks pengungsi Timor Timur yang telah bermukim di Kabupaten Kupang selama lebih dari dua dekade. ***





