Suarantt.id, Oelamasi-Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, melanjutkan rangkaian kunjungan kerjanya di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan meninjau progres pembangunan Bendungan Manikin di Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang. Kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat sektor pertanian dan mendukung ketahanan pangan, khususnya di kawasan timur Indonesia.
Dalam kunjungan tersebut, Wapres didampingi oleh Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, Wakil Gubernur John Asadoma, Bupati Kupang Yosef Lede, Wakil Bupati Aurum Titu Eki, serta Staf Khusus Wapres Achmad Adhitya.
“Pembangunan infrastruktur sumber daya air seperti Bendungan Manikin sangat penting. Ketersediaan air irigasi adalah kunci utama untuk meningkatkan produktivitas petani, terutama di daerah yang kerap mengalami kekeringan,” tegas Wapres Gibran dalam keterangannya.
Ia menekankan pentingnya percepatan penyelesaian proyek ini agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat, baik untuk sektor pertanian maupun ekonomi secara keseluruhan.
Bendungan Manikin merupakan salah satu dari tujuh bendungan strategis yang dibangun pemerintah di wilayah NTT. Proyek yang mulai dikerjakan sejak tahun 2018 ini ditargetkan rampung pada 2028 dengan nilai investasi sebesar Rp2,059 triliun. Hingga saat ini, progres pembangunan fisiknya telah mencapai 62,65 persen.
Bendungan ini dirancang memiliki kapasitas tampung mencapai 28,20 juta meter kubik, dengan potensi pengairan seluas 652 hektare daerah irigasi. Selain fungsi irigasi, bendungan ini juga akan memasok air baku sebesar 700 liter per detik untuk kebutuhan Kota dan Kabupaten Kupang, serta mendukung pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH) sebesar 0,125 megawatt dan PLTS apung sebesar 29,8 megawatt.
Melihat potensi besarnya, Wapres Gibran menyebut proyek ini bukan sekadar infrastruktur, melainkan investasi jangka panjang untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ia mendorong sinergi yang lebih kuat antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat untuk memastikan kelancaran dan keberhasilan pembangunan bendungan tersebut.
Sebelumnya, pada hari pertama kunjungannya di NTT, Wapres juga telah meninjau pembangunan Bendungan Mbay-Lambo di Kabupaten Nagekeo, menunjukkan perhatian serius pemerintah terhadap penguatan ketahanan air dan pangan di wilayah timur Indonesia. ***





