Wali Kota Kupang Buka Forum Konsultasi Publik RPJMD 2025–2029: Tekankan Pelayanan dan Kolaborasi

oleh -1179 Dilihat
Wali Kota Kupang Pose Bersama Para Pakar Saat Membuka Forum Konsultasi Publik RPJMD Kota Kupang 2025-2029. (Foto Prokompim Kota Kupang)

Suarantt.id, Kupang-Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, secara resmi membuka Forum Konsultasi Publik Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Kupang Tahun 2025–2029 yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Kupang di Hotel Neo Kupang pada Kamis (10/4/25).

Forum ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, antara lain Penjabat Sekretaris Daerah Kota Kupang Ignasius Replita Lega, para asisten dan staf ahli Wali Kota, Tim Ahli RPJMD yang diketuai Prof. Fredrik L. Benu, pimpinan perangkat daerah, camat dan lurah, pimpinan lembaga keagamaan, akademisi, tokoh masyarakat, serta perwakilan komunitas Tuli Kota Kupang.

Dalam sambutannya, Wali Kota Christian Widodo menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya forum tersebut yang menjadi bagian penting dari proses penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah. Ia menegaskan bahwa forum ini merupakan amanat Pasal 75 dan 264 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

“Forum ini menjadi ruang diskusi penting untuk menghimpun masukan publik demi penyempurnaan rancangan awal RPJMD. Visi dan misi kepala daerah harus diwujudkan melalui pelayanan publik yang berdampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Wali Kota juga memaparkan sejumlah indikator ekonomi makro yang menjadi tolok ukur dalam rancangan awal RPJMD 2025–2029. Pertumbuhan ekonomi Kota Kupang naik dari 4,05 persen di 2023 menjadi 4,83 persen pada 2024. Laju inflasi berhasil ditekan dari 2,21 persen menjadi 1,53 persen. PDRB per kapita meningkat dari Rp61,13 juta menjadi Rp64,81 juta.

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga menunjukkan kemajuan, dari 82,77 menjadi 83,21, melampaui rata-rata nasional dan Provinsi NTT. Persentase penduduk miskin pun menurun dari 8,61 persen menjadi 8,24 persen, lebih rendah dari rata-rata nasional dan provinsi.

BACA JUGA:  Dari Kebun Sekolah ke Ketahanan Pangan, Gubernur Melki Hadiri Panen Perdana Cabai di Kupang Kupang

Menekankan pentingnya sinergi lintas sektor, Wali Kota mengatakan bahwa keberhasilan pembangunan memerlukan kolaborasi antara pemerintah, lembaga keagamaan, komunitas sosial, dan semua lapisan masyarakat. “Seperti pepatah Latin: Ubi concordia, ibi victoria—di mana ada persatuan, di situ ada kemenangan,” tegasnya.

Sebagai penutup, ia menyampaikan filosofi kepemimpinan yang menggugah, “Kapal paling cantik adalah yang berada di dermaga, tapi kapal tidak diciptakan untuk berdiam di dermaga. Begitu pula forum ini, bukan untuk berlabuh, tapi berlayar menghadapi tantangan demi kemajuan Kota Kupang.”

dr. Christian Widodo juga menegaskan bahwa masa depan pemerintahan Kota Kupang harus berlandaskan pelayanan. “Pemerintah tidak hanya memerintah, tapi melayani sepenuh hati. To govern is to serve. Saya mungkin tersenyum dalam berkomunikasi, tetapi tetap tegas dalam mewujudkan kebijakan yang berpihak pada rakyat,” tandasnya.

Ia turut menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat, termasuk komunitas Tuli beserta juru bahasa isyarat, akademisi, media, tim Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS), serta seluruh perangkat daerah.

Sementara itu, dalam laporan panitia yang dibacakan oleh Plt. Sekretaris Bappeda, Imelda F. Nange, dijelaskan bahwa forum ini merupakan tahapan strategis dalam penyusunan RPJMD sesuai dengan Permendagri Nomor 86 Tahun 2017 dan Instruksi Mendagri Nomor 2 Tahun 2024.

“Forum ini bertujuan menjaring aspirasi, harapan, dan masukan dari para pemangku kepentingan, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan Kota Kupang,” jelas Imelda.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pemaparan dari tim ahli mengenai arah dan strategi pembangunan daerah, serta evaluasi capaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB). Diskusi interaktif pun digelar untuk menampung pertanyaan, kritik, dan saran dari peserta terhadap dokumen RPJMD yang sedang disusun. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.