Wali Kota Kupang Sidak RSUD SK Lerik: Banyak Masalah, Pelayanan Amburadul

oleh -2688 Dilihat
Wali Kota dan Wawali Kupang Periode 2025-2030. (Foto Hiro)

Suarantt.id, Kupang-Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, bersama Wakil Wali Kota Kupang, Serena Francis, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) SK Lerik pada Rabu 26 Maret 2025 pagi. Hasil sidak tersebut mengungkap banyaknya permasalahan dalam pelayanan rumah sakit yang dikelola Pemerintah Kota Kupang.

“Saya dan Kaka Serena rencana hanya satu jam di sana, tapi ternyata masalah di RSUD SK Lerik sangat banyak. Akhirnya, kami berada di sana selama dua jam,” ungkap Christian Widodo dalam sambutannya pada acara Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Dekranasda Kota Kupang di Aula Rumah Jabatan Wali Kota.

Menurut Christian, sidak tersebut dilakukan tanpa sepengetahuan Direktur RSUD SK Lerik, drg. Dian Sukmawati Arkiang, maupun staf rumah sakit. Tujuannya adalah melihat langsung kondisi pelayanan dan mencatat berbagai kekurangan yang ada.

Strategi Bertukar Mobil Agar Tak Diketahui

Untuk memastikan sidak berjalan tanpa diketahui sebelumnya, Christian dan Serena sengaja bertukar kendaraan sebelum berangkat. “Pagi-pagi saya bilang mau ke kantor, lalu saya dan Kaka Wakil bertukar mobil. Kaka Wakil naik mobil saya, dan kami membelokkan arah ke RSUD SK Lerik. Begitu sampai, semua di sana kaget,” ujarnya.

Saat sidak, Wali Kota menemukan berbagai persoalan, mulai dari keamanan hingga kualitas pelayanan. “Satpam tidak ada di tempat, dan pelayanan masih amburadul,” bebernya.

Peringatan untuk OPD Kota Kupang

Christian menegaskan bahwa sidak semacam ini akan terus dilakukan secara acak ke berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Kupang. “Bapa Ibu OPD, bersiaplah. Saya dan Kaka Wakil akan datang tanpa diundang, kami akan muncul suka-suka kami. Kadang bersama, kadang berpisah,” tegasnya.

BACA JUGA:  NTT Jadi Lumbung Prestasi Atlet Disabilitas, Harumkan Indonesia di Pentas Dunia

Ia juga mengingatkan bahwa sidak bukan sekadar formalitas, melainkan langkah konkret untuk memastikan pelayanan publik berjalan optimal. “Kalau kerja bagus, pasti aman. Jadi tidak perlu khawatir,” pungkasnya.

Dengan temuan ini, diharapkan pihak RSUD SK Lerik segera melakukan pembenahan agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik. ***

Responses (2)

  1. Mantap pak wali dan kk wakil.. Sy pribadi mendukung penuh cara dibuat oleh bapa ibu berdua. Beban kerja katanya selalu dibebankan kepada junior dan yang senior santatai. Tunjangan pun diamainkan oleh senior yg punyai kepentingan. Tolong cek juga manekemennya pak wali dan ibu wakil. Sy pendukung pilwalkot di potcas kkjemz bore

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.