Suarantt.id, Kupang-Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, mengimbau seluruh masyarakat NTT agar tidak merayakan pergantian tahun 2025 menuju 2026 dengan mabuk-mabukan atau pesta minuman keras.
Imbauan tersebut disampaikan Gubernur Melki sebagai ajakan moral kepada masyarakat agar menjadikan momentum pergantian tahun sebagai waktu refleksi atas perjalanan hidup dan pembangunan yang telah dilalui sepanjang tahun 2025.
“Rayakan pergantian tahun dengan sukacita, tetapi jangan mabuk-mabukan. Jadikan momen ini sebagai refleksi atas apa yang sudah kita lakukan di tahun 2025 dan persiapkan diri untuk menghadapi tahun 2026,” ujar Gubernur Melki kepada wartawan pada Selasa, 30 Desember 2025.
Ia juga mengingatkan masyarakat NTT untuk menumbuhkan empati dan solidaritas, khususnya kepada saudara-saudara yang terdampak bencana alam di berbagai wilayah di NTT.
Menurutnya, suasana pergantian tahun seharusnya diisi dengan doa, kepedulian, dan semangat kebersamaan, bukan perilaku yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban.
“Di saat kita merayakan tahun baru, ingat saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah. Mari rayakan dengan sederhana, penuh makna, dan tetap menjaga ketertiban serta keamanan lingkungan,” tambahnya.
Gubernur Melki berharap, memasuki tahun 2026, masyarakat NTT semakin memiliki semangat baru untuk membangun daerah secara bersama-sama, menjaga persatuan, serta mendukung berbagai program pembangunan demi kesejahteraan masyarakat.
“Refleksikan apa yang telah dilalui di tahun 2025 dan persiapkan diri menyongsong 2026 dengan semangat positif. Ayo bangun NTT bersama-sama,” pungkasnya. ***





