Suarantt.id, Kupang-Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Johni Asadoma, menegaskan bahwa Halal Bihalal harus dimaknai sebagai momentum penting untuk merajut silaturahmi dan menebar kebaikan dalam setiap aspek kehidupan.
Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri Halal Bihalal Keluarga Besar Pemerintah Provinsi NTT Tahun 2026, yang berlangsung di Aula Rumah Jabatan Gubernur NTT, Selasa (31/3/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Merajut Silaturahmi, Menebar Kebaikan” ini menjadi ajang refleksi sekaligus mempererat kebersamaan seluruh ASN Pemprov NTT. Acara diawali dengan kultum yang disampaikan Ustadz Ahmad Sofyan Abdurahman, yang menekankan pentingnya menjaga silaturahmi sebagai wujud keimanan dan kemanusiaan.
“Seorang yang bersilaturahmi adalah mereka yang mampu menghilangkan sifat sombong. Sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi sesama,” ujar Ustadz Ahmad Sofyan.
Dia juga mengingatkan bahwa memberi tidak akan membuat seseorang miskin, melainkan membuka pintu kebaikan yang lebih luas.
Wakil Gubernur Johni Asadoma menyampaikan apresiasi atas pesan moral yang disampaikan dalam kultum tersebut. Ia menegaskan bahwa kesombongan tidak boleh melekat dalam diri ASN.
“Kita tidak boleh sombong dengan jabatan maupun apa yang kita miliki. Mari terus menebar kebaikan, hidup dengan empati, dan berbuat baik sesuai peran kita masing-masing,” ungkap Wagub.
Lebih lanjut, Wagub menekankan bahwa Halal Bihalal bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi merupakan ruang refleksi untuk memperkuat silaturahmi dan kebersamaan sebagai satu keluarga besar Pemprov NTT. Nilai-nilai Ramadan seperti keikhlasan, kejujuran, disiplin, dan kepedulian harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam pelayanan publik.
“Silaturahmi yang kuat akan melahirkan kepercayaan, memperkuat sinergi, dan membangun soliditas organisasi. Ini modal utama untuk mewujudkan NTT yang maju, sehat, cerdas, sejahtera, dan berkelanjutan,” tambahnya.
Wagub juga mengajak seluruh ASN menghadirkan kebaikan dalam setiap aspek pekerjaan, mulai dari keramahan, kejujuran, hingga kesungguhan dalam menjalankan amanah. Ia mengingatkan bahwa konsistensi berbuat kebaikan menjadi kekuatan besar bagi kemajuan daerah.
Di akhir sambutannya, Wagub menegaskan bahwa semangat Halal Bihalal harus terus dihidupi dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan kerja, keluarga, maupun masyarakat. Ia juga mengimbau ASN menerapkan pola hidup hemat dan efisien serta menjaga toleransi antarumat beragama di NTT.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua DPRD Provinsi NTT Fernando Soares, Kepala Kejaksaan Tinggi NTT Roch Adi Wibowo, Ketua Pengadilan Tinggi Kupang Aviantara, perwakilan Forkopimda NTT, jajaran Pejabat Tinggi Pratama lingkup Provinsi NTT, serta pimpinan dan perwakilan umat beragama. ***





