PSI Kota Kupang Tegaskan Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Karena Jusuf Kalla

oleh -148 Dilihat
Anggota DPRD Kota Kupang, Ahmad Talib. (Foto Istimewa)

Suarantt.id, Kupang-Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Kupang, Ahmad Talib, angkat bicara terkait pernyataan Jusuf Kalla yang menyebut Joko Widodo menjadi presiden karena peran dirinya.

Ahmad Talib menilai pernyataan tersebut terlalu berlebihan dan tidak memiliki dasar yang kuat. Ia menegaskan bahwa Joko Widodo terpilih sebagai Presiden Republik Indonesia selama dua periode murni karena kehendak rakyat Indonesia melalui proses demokrasi.

“Perlu diketahui bahwa Pak Jokowi menjadi presiden dua periode adalah hasil pilihan rakyat Indonesia, bukan karena individu tertentu,” tegasnya.

Menurut Talib, dalam sistem demokrasi, kedaulatan sepenuhnya berada di tangan rakyat. Oleh karena itu, setiap hasil pemilihan presiden merupakan representasi langsung dari suara masyarakat, bukan hasil klaim sepihak.

Lebih lanjut, ia juga menilai sebagai seorang politisi senior, Jusuf Kalla seharusnya lebih bijak dalam menyampaikan pernyataan di ruang publik.

Pernyataan yang tidak tepat, menurutnya, justru dapat merugikan diri sendiri dan menimbulkan polemik di tengah masyarakat.

Talib juga menyarankan agar Jusuf Kalla dapat meneladani sikap kesabaran yang selama ini ditunjukkan oleh Presiden Joko Widodo. Ia menilai, selama menjabat, Jokowi kerap menghadapi berbagai serangan, fitnah, dan hinaan, namun tetap menunjukkan sikap tenang dan tidak reaktif.

“Pak Jokowi sudah bertahun-tahun menghadapi berbagai tudingan, tetapi beliau tetap tenang dan sabar. Itu yang seharusnya bisa menjadi contoh,” ujarnya.

Ia kembali menegaskan bahwa dalam demokrasi Indonesia, presiden dan wakil presiden yang terpilih merupakan produk rakyat, sehingga semua pihak diharapkan dapat menghormati proses tersebut dan menjaga etika dalam berpendapat.

PSI Kupang, lanjut Talib, tetap berkomitmen untuk menjaga iklim demokrasi yang sehat dan mendorong semua elemen bangsa untuk saling menghargai dalam menyampaikan pandangan politik. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.