Usia 35 Tahun, SMA Negeri 5 Kupang Dinilai Jadi Role Model Pendidikan di NTT

oleh -78 Dilihat
Gubernur NTT Hadiri Dies Natalis ke-35 SMAN 5 Kupang pada Senin, 15 Juni 2026. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Kupang-Perayaan Dies Natalis ke-35 SMA Negeri 5 Kupang berlangsung meriah dan penuh makna. Momentum ini tidak hanya menjadi ajang refleksi perjalanan panjang sekolah, tetapi juga menegaskan posisinya sebagai salah satu model pendidikan unggul di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Hal tersebut disampaikan Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena saat menghadiri perayaan syukur Dies Natalis ke-35 yang dirangkaikan dengan Reuni Akbar, pentas seni, pameran produk siswa, serta peluncuran program One School One Product (OSOP) pada Senin (15/6/2026).

Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan apresiasi atas capaian SMA Negeri 5 Kupang yang dinilai berhasil menghadirkan pendidikan yang seimbang antara aspek akademik, karakter, dan kewirausahaan.

“Kita ingin pendidikan di NTT berkualitas dalam tiga aspek utama, yaitu akademis, karakter, dan kewirausahaan. Saya melihat SMA Negeri 5 Kupang telah menunjukkan praktik pendidikan yang seimbang dalam ketiga aspek tersebut,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari kemampuan sekolah dalam membentuk karakter peserta didik dan menumbuhkan jiwa kewirausahaan. Menurutnya, hal tersebut telah diwujudkan melalui berbagai program inovatif yang dijalankan sekolah.

Salah satu bukti nyata adalah peluncuran program OSOP dengan produk unggulan berupa keripik pisang yang diproduksi oleh siswa. Program ini dinilai sebagai langkah konkret dalam membekali peserta didik dengan keterampilan kewirausahaan sejak dini.

“Saya melihat anak-anak tidak hanya dibekali kemampuan akademik, tetapi juga mental kewirausahaan. Ini penting untuk menghadapi masa depan,” kata Gubernur.

Selain itu, Gubernur juga mengapresiasi program pendidikan karakter yang diterapkan, seperti Guru Asuh dan Gerakan Jam Belajar Masyarakat. Ia menilai program tersebut mampu menciptakan sistem pendampingan yang kuat bagi siswa, bahkan menyerupai pola pendidikan berasrama.

BACA JUGA:  Smater Ndao Cup IV Jadi Ajang Pembinaan Karakter dan Atlet Muda NTT

“Pola pendampingannya terasa kuat, kedisiplinan dan kebersamaannya juga sangat terasa. Ini menjadi modal besar untuk membangun generasi berkualitas,” ungkapnya.

Gubernur berharap praktik baik yang diterapkan SMA Negeri 5 Kupang dapat menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain di NTT. Ia menekankan pentingnya sinergi antara sekolah, orang tua, pemerintah, dan masyarakat dalam mendukung pendidikan.

Kepala SMA Negeri 5 Kupang, Veronika Wawo, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa capaian yang diraih sekolah merupakan hasil kerja bersama seluruh warga sekolah dan dukungan berbagai pihak.

Menurutnya, peringatan Dies Natalis ke-35 ini menjadi momentum untuk terus memperkuat komitmen dalam menciptakan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga pembentukan karakter.

“Keberhasilan sejati bukan hanya tentang meraih prestasi, tetapi membentuk karakter yang tangguh dan berintegritas,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa program OSOP menjadi bagian dari pembelajaran kewirausahaan yang terintegrasi, sekaligus mendorong kreativitas dan kemandirian siswa.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Ambros Kodo, turut memberikan apresiasi atas perjalanan SMA Negeri 5 Kupang yang telah memasuki usia matang.

Menurutnya, di usia 35 tahun, sekolah telah menunjukkan produktivitas tinggi dalam mencetak sumber daya manusia berkualitas. Namun demikian, ia mengingatkan agar seluruh pihak tidak cepat berpuas diri.

“Kita harus terus berinovasi dan mempersiapkan siswa menghadapi tantangan ke depan, termasuk Tes Kemampuan Akademik yang akan dilaksanakan pada September 2026,” tegasnya.

Perayaan Dies Natalis ke-35 ini dihadiri berbagai unsur, mulai dari anggota DPRD Provinsi NTT, Forkopimda, para kepala sekolah, alumni lintas angkatan, orang tua siswa, hingga peserta didik.

Rangkaian kegiatan telah berlangsung sejak 5 Juni hingga 15 Juni 2026 dengan berbagai agenda seperti turnamen olahraga, donor darah, jalan santai, pentas seni, pameran produk siswa, hingga reuni akbar.

BACA JUGA:  Bangun Posyandu Tangguh, Gubernur Melki Dorong Lulusan Poltekkes Jadi Agen Perubahan Kesehatan

Kegiatan ditutup dengan peluncuran produk keripik pisang sebagai implementasi program OSOP oleh Gubernur, yang dilanjutkan dengan peninjauan serta pembelian produk hasil karya siswa.

Momentum ini semakin menegaskan posisi SMA Negeri 5 Kupang sebagai salah satu role model pendidikan di NTT yang mampu mengintegrasikan kualitas akademik, karakter, dan kewirausahaan dalam satu kesatuan pembelajaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.