Demokrat Kabupaten Kupang Gelar Sekolah Politik: Kaderisasi Berkelanjutan, Politik yang Membumi

oleh -1025 Dilihat
Sekolah Politik Partai Demokrat Kabupaten Kupang. (Foto Istimewa)

Suarantt.id, Oelamasi-Konsolidasi partai bukan semata strategi memenangkan pemilu, tetapi juga komitmen merawat ideologi dan memperkuat kapasitas kader. Semangat inilah yang diusung DPC Partai Demokrat Kabupaten Kupang dalam Sekolah Politik Kader Angkatan ke-4 yang digelar hari ini, Sabtu (26/7/2025), di Rumah Demokrat Naibonat.

Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Kupang, Winston Neil Rondo, menegaskan bahwa sekolah politik menjadi fondasi bagi pembentukan kader yang tajam dalam merespons isu publik dan berpijak pada kepentingan rakyat.

“Sekolah politik bukan hanya ruang belajar politik praktis, tetapi juga laboratorium gagasan. Kader Demokrat harus paham arah perjuangan partai, mampu merespons isu kebijakan publik, dan mengartikulasikan tantangan pembangunan daerah secara konkret,” tegas Winston saat diwawancarai, Jumat (25/7/2025).


Sebagai Wakil Ketua Komisi V DPRD NTT, Winston menekankan bahwa penguatan kapasitas kader adalah pekerjaan jangka panjang. “Pertempuran politik bukan hanya saat kampanye. Medan tempur kita adalah kesejahteraan rakyat sehari-hari,” ujarnya.

Materi Strategis, Bekal Kader Responsif

Sekolah politik angkatan ke-4 ini dirancang dengan materi-materi yang aktual dan strategis, di antaranya:

10 Direktif Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), sebagai panduan konsolidasi dan arah perjuangan partai.

Kebijakan pembangunan ekonomi di NTT dan Kabupaten Kupang, serta peran kader dalam mendorong program pro-rakyat.

Pemahaman terhadap putusan Mahkamah Konstitusi soal sistem pemilu dan implikasinya terhadap demokrasi Indonesia.

Agenda prioritas DPC Demokrat Kabupaten Kupang dalam memperkuat sinergi politik dan sosial di level akar rumput.


“Materi ini bukan hanya teori, tapi bekal agar kader punya perspektif yang tajam ketika menyikapi kebijakan pemerintah. Kalau ingin kritis, kritik harus berbasis pemahaman konseptual, bukan sekadar serangan politik,” jelas Winston.

BACA JUGA:  Kejati NTT Gelar Rakor Tertutup Bersama Ketua DPP FKPTT Bahas Pemanfaatan 2.100 Rumah Eks Pejuang Timtim

Dua Tahap Menuju Konsolidasi Total

Pelaksanaan sekolah politik dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama berupa diskusi intensif bersama kader inti, pengurus DPC, PAC, dan anggota DPRD. Tahap kedua adalah roadshow ke tingkat PAC, ranting, hingga anak ranting, yang dipadukan dengan aksi sosial.

“Kami tidak hanya bicara politik. Roadshow ini dikemas dengan kegiatan sosial, seperti bantuan ekonomi untuk warga, dukungan terhadap sekolah, hingga fasilitasi pembangunan infrastruktur,” terang Winston.

Dari Politik Identitas Menuju Politik Aksi

DPC Demokrat Kabupaten Kupang terus menegaskan komitmen menghadirkan politik yang membumi. Salah satunya melalui peluncuran klub voli Bintang Merci Fatuleu Tengah untuk anak muda U-21, serta persiapan Turnamen Bintang Merci Cup (Demokrat Cup) yang akan digelar Agustus atau September mendatang.

“Politik itu bukan sekadar spanduk atau baliho lima tahunan. Politik adalah kerja nyata untuk rakyat, walau hanya seterang sebatang lilin,” tutur Winston dengan penuh keyakinan.

Menuju Rakercab dan HUT Demokrat

Sekolah politik ini juga menjadi langkah awal menuju Rapat Kerja Cabang (Rakercab) dan peringatan HUT Partai Demokrat ke-24 pada 9 September mendatang. DPC menargetkan konsolidasi menyeluruh hingga tingkat anak ranting dengan pemasangan atribut dan pembenahan struktur internal.

“Semua ini adalah langkah strategis agar Demokrat tetap menjadi partai yang manunggal bersama rakyat, memahami isu-isu lokal, dan berani bersuara kritis ketika diperlukan,” pungkas Winston. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.