104 Calon Kepala Sekolah Ikuti Tes Kesehatan Jiwa, Pelantikan Digelar Dua Tahap

oleh -1038 Dilihat
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT, Ambrosius Kodo. (Foto Istimewa)

Suarantt.id, Kupang-Sebanyak 104 calon kepala sekolah (kepsek) di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengikuti tes kesehatan jiwa sebagai bagian dari tahapan akhir sebelum pelantikan. Proses pelantikan direncanakan berlangsung dalam dua tahap menyesuaikan dengan administrasi dari pemerintah pusat.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT, Ambrosius Kodo, menjelaskan bahwa awalnya pelantikan dirancang dalam satu tahap. Namun, karena harus menyesuaikan dengan proses di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) serta Badan Kepegawaian Negara (BKN), khususnya terkait pertimbangan teknis (Pertek), pelantikan akhirnya dibagi menjadi dua tahap.

“Pada tahap pertama, sebanyak 104 calon kepala sekolah akan dilantik. Mereka sebelumnya merupakan pelaksana tugas (Plt) yang telah lulus seluruh tahapan seleksi dan kini tinggal menunggu proses akhir,” jelasnya kepada wartawan pada Senin, 23 Maret 2026.

Ia menambahkan, pada tahap kedua nantinya akan mencakup calon kepala sekolah lainnya, baik yang dipromosikan maupun yang mengalami rotasi jabatan. Bagi peserta yang belum dipanggil pada tahap pertama, diminta untuk tetap bersabar sambil menunggu keluarnya Pertek dari BKN.

“Semua yang sudah mengikuti proses, baik seleksi administrasi, seleksi substansi hingga pengunggahan berkas, tetap akan dipanggil jika Pertek sudah keluar,” ujarnya.

Sebagai bagian dari persiapan, para calon kepala sekolah diwajibkan mengikuti pemeriksaan kesehatan jiwa guna memastikan kesiapan mental dalam menjalankan tugas sebagai pemimpin di satuan pendidikan.

“Tes kesehatan jiwa ini penting untuk memastikan mereka siap secara mental memikul tanggung jawab sebagai kepala sekolah,” tegas Ambrosius.

Pemeriksaan kesehatan ini dilaksanakan selama dua hari, yakni 23 hingga 24 Maret 2026, bekerja sama dengan Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Naimata. Kegiatan dipusatkan di Aula Komodo, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT.

BACA JUGA:  Anggota DPRD Kota Kupang Ahmad Talib Berikan Bantuan untuk Gereja dan Fasilitas Lampu di Kelurahan Kuanino

Dari total 104 peserta, sebanyak 84 orang telah mengikuti pemeriksaan pada hari pertama, sementara 20 lainnya dijadwalkan mengikuti tes pada hari kedua. Peserta yang belum hadir berasal dari berbagai daerah seperti Alor, Maumere, Ende, dan wilayah daratan Sumba.

Ambrosius juga menegaskan bahwa seluruh proses seleksi dilakukan secara transparan dan sesuai mekanisme yang berlaku. Ia memastikan tidak ada peserta yang lolos tanpa melalui tahapan yang ditetapkan.

Selain itu, ia mengungkapkan bahwa para kepala sekolah yang dilantik nantinya diharapkan mampu menjalankan tiga fokus utama pembangunan pendidikan di NTT, yakni penguatan karakter peserta didik, peningkatan kualitas proses belajar mengajar termasuk literasi dan numerasi, serta penanaman jiwa kewirausahaan.

“Karakter adalah fondasi utama, kemudian kualitas pembelajaran harus ditingkatkan, dan yang tidak kalah penting adalah membangun kemandirian melalui jiwa entrepreneurship di sekolah,” jelasnya.

Pelantikan tahap pertama direncanakan berlangsung pada 25 April 2026 pukul 15.00 WITA, dan menjadi pelantikan perdana kepala sekolah di masa kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT saat ini. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.