3,6 Ton Rendang Meluncur ke Flores, Solidaritas Masyarakat Minang untuk Korban Gempa NTT

oleh -69 Dilihat
Masyarakat Minang Salurkan 3,6 Ton Rendang untuk Korban Gempa Flores. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Maumere-Solidaritas untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus mengalir dari berbagai daerah. Kali ini, bantuan berupa 3,6 ton rendang siap saji dikirim masyarakat Minang untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan warga selama masa tanggap darurat.

Bantuan tersebut diterima secara simbolis oleh Gubernur NTT Melkiades Laka Lena bersama Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma di Bandara Frans Seda, Maumere pada Minggu (23/8/2026).

Bantuan 3,6 ton rendang tersebut berasal dari Oesman Sapta Odang, Ketua Umum masyarakat Minang melalui Gebu Minang sekaligus Ketua Umum DPP Partai Hanura. Selanjutnya, bantuan akan didistribusikan kepada masyarakat di sejumlah wilayah terdampak gempa yang membutuhkan dukungan pangan.

Gubernur NTT Melkiades Laka Lena menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat Minang, Gebu Minang, Partai Hanura, serta seluruh pihak yang telah menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat Flores.

Menurut Melki, bantuan makanan siap saji tersebut memiliki arti penting bagi warga yang masih berada di lokasi pengungsian. Selain praktis untuk didistribusikan, rendang juga dapat menjadi sumber asupan makanan bagi masyarakat yang tengah menghadapi situasi darurat.

“Terima kasih kepada masyarakat Minang dan semua pihak yang memberikan bantuan. Rendang ini sangat membantu kebutuhan makanan bagi saudara-saudara kita yang terdampak gempa. Ini bukan hanya bantuan makanan, tetapi juga bentuk kepedulian dan solidaritas kepada masyarakat NTT,” ujar Melki.

Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma juga menyampaikan penghargaan atas kepedulian masyarakat Minang dan masyarakat Sumatera Barat terhadap warga Flores.

“Saya, Wakil Gubernur NTT, menerima bantuan ini dan kami sangat berterima kasih kepada masyarakat Minang, Sumatera Barat, atas donasi yang diberikan. Bantuan ini tentunya sangat membantu masyarakat Flores yang terdampak akibat gempa yang terjadi saat ini,” kata Johni.

BACA JUGA:  Gubernur Melki Laka Lena Pimpin Rakor KONI NTT, Matangkan Persiapan PON XXII 2028

Perwakilan Keluarga Besar Minang, Fauzi Bahar, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk solidaritas masyarakat Minang kepada warga NTT yang sedang menghadapi bencana.

“Hari ini kita serahkan secara simbolis 3,6 ton rendang siap saji. Ini adalah bantuan dari masyarakat Minang, bentuk solidaritas bagi masyarakat NTT,” ujar Fauzi.

Fauzi menjelaskan, pengalaman masyarakat Sumatera Barat menghadapi gempa pada 2009 menjadi salah satu alasan masyarakat Minang tergerak membantu warga Flores.

Menurutnya, masyarakat yang pernah merasakan dampak bencana memahami betapa pentingnya dukungan dan bantuan dari pihak lain ketika berada dalam kondisi sulit.

“Karena kita pernah mengalami gempa tahun 2009. Bagaimana nikmatnya, bagaimana bahagianya diberi bantuan itu,” katanya.

Gubernur Melki menegaskan, dukungan yang datang dari berbagai daerah menjadi kekuatan tambahan bagi masyarakat NTT dalam menghadapi dampak gempa.

“Dalam situasi seperti ini, yang paling penting adalah kita hadir bersama masyarakat. Bantuan dan kepedulian seperti ini memberikan kekuatan bagi saudara-saudara kita yang sedang menghadapi masa sulit,” ujar Melki.

Pemerintah Provinsi NTT bersama pemerintah kabupaten, TNI-Polri, relawan, serta berbagai pihak terkait terus memperkuat penanganan masyarakat terdampak gempa. Pemenuhan kebutuhan dasar, terutama pangan bagi warga yang berada di lokasi pengungsian, menjadi salah satu fokus selama masa tanggap darurat.

Dalam penyerahan bantuan tersebut turut hadir sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh nasional asal NTT, di antaranya Goris Mere, Melchias Markus Mekeng, Andreas Hugo Parera, Rikard Bagun, dan Refafi Gah.

Gubernur dan Wakil Gubernur NTT juga didampingi Bupati Sikka Yuventus Primus.

Pemprov NTT menyampaikan terima kasih atas dukungan dan solidaritas yang terus berdatangan dari berbagai daerah. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat Flores sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam menghadapi bencana.

BACA JUGA:  Bukan Sekadar Cari Juara! 75 Siswa SD/MI Kupang Unjuk Cerita, Pemkot Tanamkan Budaya Literasi Sejak Dini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.