Gubernur NTT Soroti Pentingnya Pendampingan Siswa Menuju Pendidikan Tinggi dan Sekolah Kedinasan

oleh -1361 Dilihat
Gubernur NTT Bersama Rektor Undana Kupang Evaluasi Pelaksanaan Ujian UTBKS dan NBT Tahun 2025. (Foto Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Kupang-Gubernur Nusa Tenggara Timur, Melki Laka Lena, menekankan pentingnya program Quick Wins Pemerintah Provinsi NTT, khususnya dalam mendampingi siswa menuju jenjang pendidikan tinggi dan sekolah kedinasan unggulan.

Penegasan ini disampaikannya saat membuka kegiatan Evaluasi Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) Tahun 2025 di Gedung Rektorat Universitas Nusa Cendana (Undana), Kupang, pada Kamis (22/5/2025).

Menurut Gubernur Melki, program pendampingan yang telah dijalankan mencakup pembinaan akademik dan non-akademik, termasuk persiapan fisik, mental, serta penguatan karakter siswa SMA/SMK. Program ini, kata dia, akan terus diperluas agar dapat menjangkau lebih banyak peserta didik di seluruh wilayah NTT.

“Saya baru saja menerima kabar bahwa 23 anak NTT berhasil diterima di SMA Taruna Nusantara dari 36 yang mendaftar, mendekati kuota 38 orang yang diberikan. Ini menunjukkan bahwa potensi anak-anak NTT sangat tinggi. Namun, harus ada persiapan sejak dini dan pengawasan yang berjenjang,” ujarnya.

Untuk itu, Gubernur Melki menyatakan akan menginstruksikan seluruh kepala sekolah SMA/SMK di NTT untuk secara aktif memetakan minat, bakat, dan kemampuan siswa sejak kelas 10. Langkah ini dinilai penting sebagai bagian dari strategi jangka panjang dalam menyiapkan generasi muda yang unggul dan kompetitif.

Ia juga berharap hasil dari evaluasi UTBK tahun ini dapat menjadi dasar perbaikan dalam pelaksanaan seleksi di tahun-tahun mendatang, serta menjadi inspirasi bagi perguruan tinggi lain untuk menyelenggarakan proses seleksi yang akuntabel dan bermartabat.

Sementara itu, Rektor Undana Kupang, Prof. Dr. Maxs Sanam dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bentuk dukungan Undana dan Pemprov NTT terhadap peningkatan mutu pendidikan, sejalan dengan program Quick Wins Pemprov NTT.

“Berdasarkan nilai UTBK, terdapat tiga jalur seleksi masuk PTN, yakni SNMPTN, SBMPTN, dan SMMU (Seleksi Mandiri Undana). SNMPTN dan SBMPTN sudah terlaksana dan hasilnya akan diumumkan pada 28 Mei 2025,” jelas Rektor Maxs.

Ia menambahkan, untuk meningkatkan peluang siswa, perlu dilakukan evaluasi terhadap metode pengajaran dan kurikulum berbasis deep learning. Pemprov NTT diharapkan turut mendukung siswa melanjutkan pendidikan sesuai dengan passion mereka.

“Kita perlu membentuk siswa yang berpikir komprehensif, logis, analitis, dan kritis. Kurikulum perlu ditinjau ulang dengan pendekatan ini. Selain itu, siswa perlu didorong untuk mengikuti berbagai perlombaan hingga tingkat nasional guna memperkaya portofolio mereka dalam seleksi perguruan tinggi,” tutupnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Wakil Rektor Undana, perwakilan Panitia SNPMB Kemendikbudristek bidang Saintek, Bekti Cahyo, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, para dekan Undana, koordinator pengawas SMA/SMK/SLB se-NTT, serta kepala sekolah dari seluruh provinsi. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.