Wagub Johni Dorong Taekwondoin NTT Siapkan Diri Hadapi PON 2028

oleh -2503 Dilihat
Wagub NTT Serahkan Piala kepada Pemenang Kejuaraan Taekwondo. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Kupang-Kejuaraan Taekwondo Diklat Championship II yang telah berlangsung sejak 10 Juli 2025 secara resmi ditutup oleh Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, pada Sabtu (12/7/25) malam di Gelanggang Olahraga (GOR) Oepoi Kupang. Turnamen ini menjadi ajang unjuk kemampuan bagi ratusan atlet muda dari berbagai Dojang se-Kota Kupang dan sekitarnya.

Kejuaraan ini berada di bawah binaan Pelatih Kepala Dojang Diklat, Sabeum Nim Edy Sengge, dan diikuti oleh 17 tim yang terdiri dari 16 Dojang Taekwondo dan 1 tim dari PPLD (Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar Daerah), dengan total peserta sebanyak 605 atlet. Para peserta bertanding dalam empat kategori usia, yakni Pra Cadet, Cadet, Junior, dan Senior.

Dojang SMKN 1 Kupang berhasil keluar sebagai Juara Umum I, disusul Dojang Lourdez sebagai Juara Umum II, dan Dojang Naikolan sebagai Juara Umum III. Sementara itu, predikat Juara Favorit diraih oleh Dojang Diklat, selaku tuan rumah penyelenggara.

Kehadiran Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, disambut hangat dan penuh antusias oleh para atlet, khususnya para peserta muda yang tak melewatkan kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan tokoh yang juga dikenal sebagai mantan atlet tinju nasional itu.

Dalam sambutannya, Wagub Johni mengapresiasi pelaksanaan turnamen yang menurutnya sangat bermanfaat bagi pembinaan generasi muda. “Saya sangat senang hadir di sini dan disambut dengan semangat luar biasa oleh adik-adik sekalian. Kejuaraan ini bukan hanya ajang olahraga, tetapi juga ruang pembentukan karakter, kesehatan, dan jejaring pertemanan melalui olahraga bela diri,” ujarnya.

Wagub Johni juga memberikan pesan penting kepada para pelatih dan pengurus Taekwondo NTT untuk serius mempersiapkan para atlet menuju ajang-ajang nasional dan internasional, khususnya PON XXII tahun 2028 di mana NTT akan menjadi salah satu tuan rumah.

BACA JUGA:  Gubernur Melki Laka Lena Kunker ke Kampung Halaman di Kabupaten Ende

“Kita masih punya waktu. Mulai sekarang kita harus kerja keras, fokus pada pembinaan fisik dan mental para atlet kita. Latihan yang serius, disiplin, dan disertai doa akan membuahkan hasil terbaik. Target kita: medali emas di PON 2028,” tegas Johni Asadoma, yang juga merupakan peraih medali emas Sea Games 1983 cabang tinju.

Sebagai bentuk dukungan moral dan semangat kepada para atlet, Wagub Johni bahkan sempat beradu jurus dengan salah satu atlet Taekwondo pria di arena GOR. Ia juga menyaksikan pertunjukan demonstrasi jurus dari atlet-atlet putri, yang mendapat sambutan meriah dari para penonton.

Sementara itu, Ketua Pengkot Taekwondo Indonesia (TI) Kota Kupang, Yeskiel Loudoe, menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Wakil Gubernur. Ia menyebut, kehadiran tokoh inspiratif seperti Johni Asadoma menjadi motivasi besar bagi para atlet.

“Kehadiran Pak Wagub memberi semangat tersendiri bagi anak-anak kami. Beliau adalah panutan, mantan atlet berprestasi yang bisa menjadi contoh nyata bahwa olahraga bisa mengubah masa depan,” ungkap Yeskiel.

Yeskiel juga menambahkan bahwa turnamen ini bertujuan untuk menggali bibit-bibit atlet potensial untuk persiapan jangka panjang menghadapi PON 2028, sekaligus sebagai sarana positif bagi generasi muda.

“Melalui turnamen ini, kita ingin anak-anak punya wadah positif untuk menyalurkan bakat dan energi mereka. Ini juga menjadi salah satu cara mencegah perkelahian jalanan dan bullying di kalangan pelajar,” jelasnya.

Dengan semangat kebersamaan dan dukungan penuh dari berbagai pihak, Diklat Championship II sukses digelar dan menjadi pijakan penting dalam pembinaan olahraga Taekwondo di Nusa Tenggara Timur. Kejuaraan ini tak hanya melahirkan juara, tapi juga menanamkan nilai sportivitas, disiplin, dan semangat juang kepada generasi muda. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.