Pameran NTT BaGaYa 2025 Tampilkan Inovasi dan Potensi Daerah dari Sumba hingga Alor

oleh -1438 Dilihat
Gubernur Didampingi Wagub dan Ketua DPRD NTT di Acara Pembukaan Pameran 2025. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Kupang-Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, secara resmi membuka Pameran Pembangunan dan Kirab Budaya NTT BaGaYa Tahun 2025 pada Senin (11/8/2025) sore di lokasi pameran pembangunan. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 17.00 Wita hingga malam itu menjadi ajang refleksi capaian pembangunan sekaligus promosi potensi daerah dan pelestarian budaya.

Acara pembukaan dihadiri Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma, anggota DPR RI Komisi IX dan XII, anggota DPD RI Abraham Paul Liyanto, Ketua DPRD Provinsi NTT Emi Nomleni, jajaran Forkopimda NTT, Sekretaris Daerah Provinsi NTT, Staf Ahli TP PKK NTT, pimpinan perangkat daerah, instansi vertikal, tokoh agama, tokoh masyarakat, pelaku UMKM, seniman lokal, serta masyarakat Kota Kupang.

Pameran dibuka dengan parade busana khas NTT yang diikuti peserta dari Pemprov NTT, Forkopimda, kementerian, dan BUMD. Suasana kian meriah dengan penampilan musisi asal NTT Juan Reza, paduan suara, band lokal, dan hiburan lainnya.

Mengusung subtema “NTT BaGaYa – Bangun Generasi, Angkat Kreativitas, Yakin Berkarya”, kegiatan ini menampilkan beragam inovasi dan potensi daerah dari Sumba, Flores, Timor hingga Alor.

Dalam sambutannya, Gubernur Melki menegaskan pentingnya sinergitas 7 pilar pembangunan untuk mewujudkan NTT yang maju, sehat, cerdas, sejahtera, dan berkelanjutan.

“Pameran ini menjadi ruang edukasi, komunikasi, dan evaluasi. Kehadiran kirab budaya menampilkan identitas kita yang harus terus dijaga dan diwariskan,” ujarnya.

Gubernur juga menekankan kolaborasi lintas sektor pemerintah, generasi muda, UMKM, seniman, dan inovator untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal. Ia memaparkan sejumlah program strategis seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Merah Putih, One Village One Product (OVOP), hilirisasi komoditas non-tambang, dan Gerakan Beli NTT.

Gubernur menyampaikan, pada Selasa (12/8) Pemprov NTT akan meluncurkan NTT Mart dan Dapur Flobamorata di Kota Kupang sebagai pusat pemasaran produk lokal.

“Mari bersama-sama dorong pembangunan di NTT semakin maju. Ayo Bangun NTT!” tegasnya.

Kepala Dinas Kominfo NTT sekaligus Ketua Panitia, Frederik Koenunu, melaporkan pameran ini berlangsung selama 10 hari hingga 20 Agustus 2025. Tersedia 225 stand yang seluruhnya terisi, termasuk 155 UMKM terpilih dari sekitar 300 pendaftar. Produk yang dipamerkan meliputi makanan dan minuman lokal, kerajinan tangan, hingga karya kreatif masyarakat.

Selain pameran, masyarakat juga disuguhi hiburan, perlombaan, dan open sparring lima cabang olahraga bela diri yang menampilkan atlet PON dan atlet binaan Kota Kupang dan sekitarnya.

Pameran ini diharapkan menumbuhkan apresiasi terhadap produk lokal, menggerakkan ekonomi berbasis potensi daerah, dan memperkuat sinergi pembangunan lintas sektor demi terwujudnya NTT yang lebih maju dan sejahtera. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.