Charlie Paulus Resmi Jadi Direktur Utama Bank NTT, Besok Langsung Dilantik

oleh -1131 Dilihat
Gubernur Melki Didampingi Para Pemegang Saham Beri Keterangan Pers soal Rotasi Direksi dan Komisaris Bank NTT pada Rabu, 12 November 2025. (Foto Hiro)

Suarantt.id, Kupang-Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) resmi memiliki jajaran direksi dan komisaris baru. Charlie Paulus ditetapkan sebagai Direktur Utama Bank NTT melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa yang digelar di Kantor Gubernur NTT pada Rabu, 12 November 2025.

Keputusan ini disampaikan langsung oleh Gubernur NTT sekaligus Pemegang Saham Pengendali Bank NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, usai memimpin jalannya rapat. Menurutnya, penetapan direksi baru telah melalui proses panjang dan mendapat persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Sesuai dengan RUPS Luar Biasa yang dilaksanakan sebelumnya, kemudian melewati proses di OJK dan sudah kami sahkan tadi, Direktur Utama Bank NTT adalah Pak Charlie Paulus,” ujar Melki Laka Lena kepada wartawan usai RUPS-LB Bank NTT.

Selain Charlie Paulus sebagai Direktur Utama, RUPS juga menetapkan Rahmat Saleh sebagai Direktur Umum dan SDM, Aloysius Geong sebagai Direktur Kredit, serta Heru sebagai Direktur Dana dan Treasury. Sementara itu, Christofel Adoe akan menjabat sementara sebagai Direktur Kepatuhan, hingga nantinya digantikan oleh Revi, perwakilan dari Bank Jatim selaku salah satu pemegang saham Bank NTT, setelah mendapatkan persetujuan dari OJK.

Melki menambahkan, masih ada dua jabatan direksi lain yang akan segera diajukan ke OJK, yakni Direksi Dana dan Direksi IT. Salah satu nama yang diusulkan untuk mengisi posisi tersebut adalah Yohanes Landu Praing.

Di jajaran komisaris, RUPS menetapkan Donny Heatubun sebagai Komisaris Utama Bank NTT. Sementara posisi komisaris lainnya masih menunggu proses finalisasi dari OJK.

Gubernur Melki memastikan seluruh jajaran direksi dan komisaris yang telah ditetapkan akan segera dilantik pada Kamis, 13 November 2025.

“Sesuai dengan keputusan RUPS, malam ini saya akan keluarkan SK Gubernur NTT untuk pelantikan agar tidak terjadi kekosongan yang lama. Besok pagi mereka langsung dilantik dan bisa segera bekerja,” tegasnya.

Dalam RUPS tersebut, para pemegang saham yang terdiri dari bupati, wakil bupati, dan wali kota se-NTT juga memberikan berbagai masukan terhadap rencana bisnis Bank NTT ke depan. Dokumen final rencana bisnis tahun 2026 akan diserahkan secara tertulis kepada manajemen baru untuk segera ditindaklanjuti.

Melki menilai, keterlibatan aktif para pemegang saham merupakan langkah penting dalam memperkuat tata kelola dan meningkatkan kinerja Bank NTT.

“Dengan cara seperti ini, di mana keterlibatan pemegang saham begitu intens, kami percaya Bank NTT akan memenuhi harapan kita semua,” ujarnya optimistis.

Lebih lanjut, Gubernur Melki menegaskan bahwa Bank NTT memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah, sekaligus menjadi mitra penting pemerintah provinsi dan kabupaten/kota di Nusa Tenggara Timur.

“Tugas Bank NTT adalah membantu dan menopang program pemerintah provinsi, juga mendukung program nasional yang ada di NTT. Kami ingin Bank NTT benar-benar hadir untuk masyarakat,” tutupnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.