Suarantt.id, Ruteng-Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Johni Asadoma, mengawali rangkaian kunjungan kerjanya ke Kabupaten Manggarai dan Manggarai Barat dengan menghadiri acara penyambutan resmi di Kantor Bupati Manggarai pada Jumat (05/12/2025). Kedatangan Wagub Johni disambut langsung oleh Bupati Manggarai, Heribertus Nabit, Wakil Bupati Manggarai, Fabianus Abu, jajaran Forkopimda Kabupaten Manggarai, serta para pimpinan perangkat daerah.
Penyambutan diawali dengan ritus adat Manuk Kapu, dilanjutkan dengan pengenaan topi dan selendang sebagai simbol penerimaan secara adat kepada Wakil Gubernur NTT. Dalam kunjungan tersebut, Wagub Johni turut didampingi Staf Ahli Bidang Kesejahteraan Rakyat Provinsi NTT, Ady Mandala.
Dalam sambutannya, Wagub Johni menyampaikan apresiasi atas penyambutan hangat yang diberikan oleh Pemerintah dan masyarakat Manggarai. Ia mengungkapkan bahwa penyambutan adat tersebut semakin mempererat ikatan batin sebagai anak rona di tanah Manggarai.
“Terima kasih atas penyambutan secara adat di dalam ruangan pertemuan Bapak Bupati Manggarai. Saya merasa ikatan batin dan emosional sebagai anak rona di Manggarai ini semakin kuat. Hari ini saya menyempatkan diri untuk singgah di Ruteng,” ujar Wagub Johni.
Mengawali arahannya, Wagub Johni menyinggung sejumlah program strategis nasional yang tengah dijalankan pemerintah, di antaranya Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, serta Sekolah Rakyat yang saat ini mulai dikembangkan di berbagai daerah, meskipun belum merata di seluruh wilayah NTT.
Selain itu, ia juga menekankan berbagai program Pemerintah Provinsi NTT seperti OVOP (One Village One Product) dan OCOP (One Community One Product). Menurutnya, setiap desa dan komunitas di NTT memiliki potensi unggulan yang dapat dikembangkan, baik di bidang pertanian, peternakan, perikanan, perkebunan, hingga seni budaya.
“Inilah yang terus kami dorong agar setiap kabupaten dan desa mampu memproduksi potensi unggulannya masing-masing. Produk-produk tersebut nantinya bisa dipasarkan melalui NTT Mart dan Dapur Flobamorata,” jelasnya.
Wagub Johni menambahkan, tujuan utama dari pengembangan produk unggulan desa adalah untuk memberdayakan ekonomi rakyat dan memastikan hasil produksi masyarakat dapat terserap pasar, termasuk melalui platform pasar daring.
“Supaya ekonomi desa bisa terus bertumbuh, ekonomi rakyat bisa bergerak, dan masyarakat kita semakin sejahtera,” lanjutnya.
Secara khusus, Wagub Johni juga memaparkan dampak besar Program Makan Bergizi Gratis bagi perekonomian masyarakat. Ia menyebutkan bahwa saat ini telah beroperasi 14 dapur MBG di wilayah tersebut, sementara 10 dapur lainnya masih dalam proses persiapan.
“Jika semua dapur ini sudah beroperasi, akan memberikan dampak luar biasa. Hasil pertanian, peternakan, dan perikanan masyarakat akan langsung terserap. Ini peluang besar yang harus dimanfaatkan oleh masyarakat dengan mengelola lahan-lahan tidur dan potensi yang ada,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa ke depan akan terjadi persaingan dalam pemenuhan bahan baku antara masyarakat, dapur MBG, hotel, dan restoran. Oleh karena itu, seluruh potensi harus dikelola secara maksimal.
Menurut Wagub Johni, tugas pemerintah sebagai aparatur negara adalah mempermudah dan memfasilitasi seluruh kebutuhan masyarakat agar program pemerintah pusat dan provinsi benar-benar berdampak pada kesejahteraan rakyat.
“Pembangunan tidak hanya terjadi di kota, tetapi harus sampai ke desa. Inilah tugas kita bersama untuk bergandengan tangan membawa masyarakat menuju kehidupan yang sejahtera, sehat, maju, dan berkeadilan,” pungkasnya.
Sementara itu, Bupati Manggarai, Heribertus Nabit, dalam sambutannya menyampaikan selamat datang kepada Wakil Gubernur NTT beserta rombongan. Ia menegaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bentuk perhatian nyata Pemerintah Provinsi NTT terhadap pembangunan di Kabupaten Manggarai.
“Kami, masyarakat Manggarai, mengucapkan selamat datang kembali. Kunjungan ini menegaskan bahwa membangun Manggarai tidak dilakukan sendiri. Pemerintah Provinsi terus hadir, mengarahkan, dan memberi dukungan bagi pembangunan di daerah ini,” ujar Bupati Heribertus. ***





