Suarantt.id, Kupang-Bank Indonesia melalui Survei Konsumen yang dilakukan terhadap 100 responden di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada November 2025 mencatat meningkatnya optimisme masyarakat terhadap kondisi ekonomi daerah. Hal ini terlihat dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) NTT yang mencapai 129,83 atau berada pada level optimis (indeks >100), meningkat dibandingkan Oktober 2025 yang tercatat sebesar 127,67.
Kenaikan IKK di NTT sejalan dengan tren nasional, di mana IKK Nasional November 2025 juga berada pada level optimis yaitu 124, lebih tinggi dari bulan sebelumnya yang berada pada angka 121,2.
Persepsi Kondisi Ekonomi Saat Ini Menguat
Peningkatan keyakinan konsumen di NTT didorong oleh Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) yang mencatatkan hasil 115,33, naik dari 109,00 pada bulan sebelumnya. Peningkatan ini dipicu oleh beberapa komponen penting, antara lain:
- Penghasilan saat ini yang meningkat menjadi 134,00
- Ketersediaan lapangan kerja di angka 129,00
- Konsumsi barang tahan lama (durable goods) yang mencapai 83,00
Indikator-indikator ini menunjukkan bahwa masyarakat merasakan perbaikan ekonomi dalam beberapa bulan terakhir.
Ekspektasi Ekonomi ke Depan Menurun Tipis
Berbeda dengan kondisi saat ini yang membaik, ekspektasi konsumen terhadap perekonomian enam bulan mendatang mengalami sedikit penurunan. Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) pada November 2025 tercatat sebesar 144,33, turun dari 146,33 pada Oktober 2025.
Penurunan ini terutama disebabkan oleh melemahnya perkiraan penghasilan serta perkiraan ketersediaan lapangan kerja pada semester pertama 2026.
Mayoritas Penghasilan Masih untuk Konsumsi
Survei Bank Indonesia juga mencatat pola penggunaan penghasilan masyarakat NTT pada November 2025. Sebesar 68,45 persen pendapatan digunakan untuk konsumsi, 8,45 persen untuk pembayaran cicilan atau pinjaman, dan 23,10 persen dialokasikan untuk tabungan.
Hasil survei tersebut mencerminkan bahwa meskipun ekspektasi terhadap ekonomi ke depan sedikit menurun, kondisi ekonomi saat ini memberikan dorongan positif bagi keyakinan konsumen. ***





