Suarantt.id, Kupang-Pemerintah Kota Kupang mengalokasikan anggaran sebesar Rp500 juta untuk membantu biaya transportasi calon jamaah haji tahun 2026.
Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah dalam meringankan beban biaya perjalanan para calon jamaah haji asal Kota Kupang.
Hal tersebut disampaikan Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo saat menerima audiensi jajaran Kementerian Haji dan Umrah Kota Kupang di ruang kerjanya pada Selasa (11/3/2026).
Pertemuan tersebut membahas koordinasi pelayanan penyelenggaraan ibadah haji serta dukungan Pemerintah Kota Kupang bagi calon jamaah haji.
Audiensi tersebut dihadiri oleh Pelaksana Tugas Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Kupang, Marhaban Adhang, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Kupang, Anton Nggarua, Koordinator Kepegawaian Kemenhaj Kota Kupang Husen Slamet, staf Kemenhaj Kota Kupang Dony Saidun Ali, Khalid Abd. Kadir Djaelani, serta Humas Kemenhaj Abby.
Sementara itu, Wali Kota Kupang didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Kupang, Hengky C. Malelak, serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Kupang, Jhoni Bire.
Dalam kesempatan tersebut, Marhaban Adhang menjelaskan bahwa Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Kupang saat ini tidak hanya melayani jamaah dari Kota Kupang, tetapi juga mencakup sejumlah wilayah di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan struktur organisasi serta jumlah jamaah di beberapa daerah.
Ia menyampaikan bahwa pelayanan administrasi penyelenggaraan haji dipusatkan di Kota Kupang yang melayani Kota Kupang serta beberapa kabupaten di sekitarnya, antara lain Kabupaten Sabu Raijua dan Kabupaten Rote Ndao.
Sementara itu, pembinaan jamaah tetap dilaksanakan di masing-masing wilayah.
Marhaban juga mengungkapkan bahwa saat ini jumlah pegawai Kementerian Haji dan Umrah di Kota Kupang sekitar 16 orang, dengan kondisi ruang kerja yang masih terbatas. Di sisi lain, kebutuhan pelayanan kepada jamaah haji terus meningkat setiap tahun.
Untuk tahun 2026, jumlah calon jamaah haji asal Kota Kupang tercatat sekitar 151 orang, sementara total jamaah dari wilayah gabungan yang dilayani mencapai lebih dari 170 orang.
Terkait persiapan keberangkatan, ia menjelaskan bahwa calon jamaah haji dijadwalkan berangkat dari Kota Kupang menuju embarkasi pada 10 Mei 2026 sebelum melanjutkan perjalanan ke Arab Saudi. Seluruh tahapan persiapan administrasi dan pembinaan jamaah telah berjalan dengan baik, sementara tahapan pemeriksaan kesehatan saat ini masih dalam proses vaksinasi yang dijadwalkan dilaksanakan setelah bulan Ramadan.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Kupang berkomitmen untuk terus mendukung penyelenggaraan pelayanan ibadah haji, mengingat para jamaah yang diberangkatkan merupakan masyarakat Kota Kupang.
Dia mengungkapkan bahwa pada tahun 2026 Pemerintah Kota Kupang telah mengalokasikan bantuan transportasi bagi calon jamaah haji sebesar Rp500 juta. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi sekitar 250 jamaah dengan nilai bantuan sekitar Rp2 juta per orang.
Selain itu, Wali Kota juga menyarankan agar pemeriksaan kesehatan jamaah haji dapat dilaksanakan melalui sistem layanan terpadu di rumah sakit yang memiliki fasilitas lengkap, sehingga memudahkan jamaah dalam menjalani proses pemeriksaan tanpa harus berpindah-pindah tempat.
Pemerintah Kota Kupang, lanjutnya, juga siap membantu mencarikan aset atau lahan milik pemerintah daerah yang berpotensi dimanfaatkan sebagai lokasi pembangunan kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Kupang pada masa mendatang.
Wali Kota berharap sinergi antara pemerintah daerah dan Kementerian Haji dan Umrah dapat terus diperkuat guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya bagi calon jamaah haji asal Kota Kupang.
Di akhir pertemuan, Wali Kota Kupang menyampaikan komitmennya untuk menghadiri kegiatan pelepasan jamaah haji Kota Kupang serta mendoakan agar seluruh proses penyelenggaraan ibadah haji tahun ini dapat berjalan lancar, sehingga para jamaah dapat menunaikan ibadah dengan aman dan kembali ke tanah air dengan selamat. ***





