Sentuhan Ramadan Wagub NTT di TPA An-Nazim Namosain, Perkuat Iman dan Kebersamaan Anak-anak

oleh -598 Dilihat
Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, Berbuka Puasa Bersama Puluhan Anak TPA An-Nazim di Kota Kupang. (Foto Istimewa)

Suarantt.id, Kupang-Suasana penuh kehangatan dan keberkahan menyelimuti Taman Pendidikan Alquran (TPA) An-Nazim di Kampung Maleset, Kelurahan Namosain, Kota Kupang, saat Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, hadir berbuka puasa bersama puluhan anak didik.

Didampingi Staf Ahli TP PKK Provinsi NTT, Vera C. Asadoma-Sirait, kehadiran Wagub bukan sekadar kunjungan seremonial, melainkan wujud nyata kepedulian dan kasih sayang kepada generasi muda dalam momentum suci Ramadan.

Sebanyak 66 anak tampak antusias menyambut kedatangan Wagub Johni Asadoma. Tawa dan senyum mereka mencerminkan kebahagiaan sederhana yang sarat makna kebersamaan dan ukhuwah.

Dalam tausiyah singkatnya, Johni Asadoma mengingatkan bahwa Ramadan merupakan waktu terbaik untuk membentuk karakter dan memperkuat keimanan sejak dini. Ia menegaskan pentingnya adab atau akhlak sebagai pondasi utama dalam kehidupan.

“Ilmu itu penting, tetapi adab adalah yang utama. Hormati orang tua, sayangi sesama, dan jadikan Alquran sebagai pedoman hidup,” pesannya penuh makna.

Ia juga mengajak anak-anak untuk terus rajin mengaji, memperbanyak ibadah, serta menanamkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.

Momen kebersamaan itu semakin terasa saat waktu berbuka tiba. Wagub membagikan nasi kotak dan takjil kepada seluruh anak, disertai bantuan sebagai bentuk kepedulian menjelang Hari Raya Idulfitri.

Ketua TPA An-Nazim, Akbar Rahiman, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas kunjungan tersebut. Ia menilai kehadiran Wagub menjadi motivasi spiritual bagi anak-anak untuk semakin mencintai Alquran dan memperbaiki akhlak.

“Ini bukan hanya kunjungan, tetapi membawa semangat dan keberkahan bagi kami semua,” ujarnya.

Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga momentum untuk memperkuat iman, memperbaiki diri, dan menanamkan nilai-nilai kebaikan kepada generasi penerus bangsa.

BACA JUGA:  Festival Literasi NTT 2025, Gubernur Melki Laka Lena Kukuhkan Bunda Literasi NTT

Dari TPA sederhana di sudut Kota Kupang, harapan besar pun tumbuh lahirnya generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam iman dan luhur dalam akhlak. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.