Gubernur Melki Laka Lena Dijadwalkan Bakal Buka Workshop dan Rakerda KPID NTT

oleh -136 Dilihat
Ketua Panitia sekaligus Koordinator Bidang Kelembagaan KPID NTT, Ichsan Arman Pua Upa. (Foto Istimewa)

Suarantt.id, Kupang-Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena dijadwalkan membuka secara resmi kegiatan Workshop dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Komisi Penyiaran Indonesia Daerah NTT yang akan digelar pada Selasa, 28 April 2026.

Kegiatan tersebut akan berlangsung di Aula Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi NTT mulai pukul 09.00 WITA hingga selesai. Workshop dan Rakerda kali ini mengusung tema “Terwujudnya Tata Kelola Penyiaran yang Inklusif dan Adaptif serta Memperkuat Keberagaman Lokal untuk NTT yang Maju dan Sejahtera.”

Ketua KPID NTT, Yohanes Hamba Lati, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat peran lembaga penyiaran dalam mendukung pembangunan daerah.

Menurutnya, tantangan dunia penyiaran saat ini semakin kompleks seiring pesatnya perkembangan teknologi informasi dan perubahan pola konsumsi masyarakat terhadap media.

Ia menegaskan, melalui workshop dan rakerda ini, KPID NTT ingin mendorong lembaga penyiaran agar tidak hanya berorientasi pada aspek bisnis, tetapi juga mengedepankan fungsi edukasi, informasi, serta pelestarian nilai-nilai budaya lokal.

“Kita ingin memastikan bahwa penyiaran di NTT mampu menjadi ruang yang inklusif bagi semua kelompok masyarakat, sekaligus adaptif terhadap perkembangan digital tanpa meninggalkan identitas lokal,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, lembaga penyiaran, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menciptakan ekosistem penyiaran yang sehat dan berkualitas.

Sementara itu, Ketua Panitia, Ichsan Arman Pua Upa, mengungkapkan bahwa kegiatan ini akan dihadiri oleh Gubernur NTT, Forkopimda NTT, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika NTT, Kepala Bapperida NTT, serta pimpinan lembaga penyiaran radio dan televisi di seluruh wilayah NTT.

Ia menjelaskan, workshop tersebut akan menghadirkan empat narasumber yang memaparkan materi strategis, mulai dari penguatan regulasi penyiaran, peningkatan kualitas konten siaran, hingga strategi menghadapi disrupsi media digital.

BACA JUGA:  Program KDKMP Melesat, NTT Kini Punya 3.442 Koperasi Merah Putih

Adapun narasumber yang dihadirkan yakni Kepala Stasiun TVRI NTT, Direktur SK FM Kupang, Kepala Bapperida NTT, serta Ketua KPI Pusat.

“Kami ingin memberikan pemahaman yang komprehensif kepada para pelaku penyiaran terkait arah kebijakan KPID serta peluang dan tantangan ke depan,” jelasnya.

Ichsan menambahkan, forum Rakerda juga akan dimanfaatkan untuk menyusun program kerja KPID NTT periode 2026-2029 agar lebih terarah dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Selain itu, kegiatan ini diharapkan menjadi ruang diskusi terbuka antara KPID dan lembaga penyiaran dalam menyampaikan berbagai persoalan di lapangan, mulai dari perizinan, pengawasan isi siaran, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

KPID NTT sendiri telah mengirimkan undangan kepada sejumlah pihak, termasuk Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika di seluruh kabupaten/kota se-NTT, sebagai upaya melibatkan seluruh pemangku kepentingan dalam pembangunan sektor penyiaran daerah.

Dia berharap pelaksanaan workshop dan rakerda ini mampu mendorong terciptanya tata kelola penyiaran yang profesional, berintegritas, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat di era digital.

“Kegiatan ini juga diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat keberagaman lokal melalui konten siaran yang berkualitas, sehingga penyiaran di NTT tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga media edukasi dan pemberdayaan masyarakat secara luas,” pungkasnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.