Dari Waisak, Wali Kota Kupang Serukan Kolaborasi Lintas Agama Bangun Kota Harmonis

oleh -524 Dilihat
Wali Kota Kupang Hadiri Acara Perayaan Sannipata (Dharmasanti) Waisak Tingkat Kota Kupang Tahun 2570 BE. (Foto Prokompim Kota Kupang)

Suarantt.id, Kupang-Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menyerukan pentingnya kolaborasi lintas agama, suku, dan budaya dalam membangun Kota Kupang yang harmonis dan berkelanjutan.

Seruan tersebut disampaikannya saat menghadiri Perayaan Sannipata (Dharmasanti) Waisak Tingkat Kota Kupang Tahun 2570 BE yang digelar oleh Perkumpulan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) Kota Kupang di Ballroom Palacio Hotel Aston Kupang pada Kamis (16/7/26).

Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa keberagaman merupakan kekuatan utama dalam membangun Kota Kupang sebagai “Kota Kasih”, rumah bersama yang maju, mandiri, sejahtera, dan berkelanjutan. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak hanya hidup berdampingan, tetapi juga aktif bekerja sama dalam perbedaan.

“Persatuan bukan berarti menjadi sama, tetapi mampu berjalan bersama dalam perbedaan. Keberagaman bukan penghalang, melainkan kekuatan yang mempersatukan kita untuk membangun Kota Kupang sebagai rumah bersama,” tegasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Yang Mulia Bhante Jagaro Mahathera, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kota Kupang, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Kupang Antonius Nggaa Rua, Ketua Permabudhi Provinsi NTT Indra Effendy, Ketua TP PKK Kota Kupang dr. Widia Cahya, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Kupang Ellisah Pelt Lumban Tobing, jajaran Pemerintah Kota Kupang, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), tokoh lintas agama, serta umat Buddha Kota Kupang.

Wali Kota juga menyampaikan apresiasi kepada Bhante Jagaro Mahathera atas kehadirannya di Kota Kupang. Ia mengaku mendapatkan pelajaran berharga dari percakapan bersama Bhante, khususnya tentang pentingnya pengendalian diri dan kemampuan menunda kesenangan demi tujuan yang lebih bermakna.

“Nilai sederhana ini mengajarkan kita untuk tidak dikendalikan oleh keinginan, tetapi mampu mengendalikan diri demi kebaikan yang lebih besar,” ujarnya.

Selain itu, Wali Kota mengapresiasi berbagai kegiatan sosial yang dilakukan umat Buddha dalam rangkaian perayaan Waisak, seperti donor darah, bakti sosial, serta aksi peduli lingkungan. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan bahwa ajaran agama tidak hanya diwujudkan dalam ritual, tetapi juga melalui tindakan nyata yang memberi manfaat bagi masyarakat.

“Nilai agama harus hadir dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan sosial yang dilakukan ini adalah bukti nyata pengamalan ajaran yang membawa manfaat bagi sesama,” katanya.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Kupang untuk terus mendukung kegiatan keagamaan sebagai bagian dari upaya memperkuat kerukunan dan persatuan. Menurutnya, pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada pembangunan karakter, moral, dan nilai-nilai kemanusiaan.

Menutup sambutannya, Wali Kota menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Waisak 2570 BE kepada seluruh umat Buddha. Ia berharap perayaan tersebut membawa kedamaian, kebijaksanaan, dan semangat cinta kasih yang semakin mempererat persaudaraan di tengah masyarakat.

Sementara itu, Ketua Permabudhi Provinsi NTT, Indra Effendy, mengatakan bahwa Perayaan Trisuci Waisak merupakan momentum untuk menghayati nilai cinta kasih universal sebagaimana tema tahun ini, “Dharma Menjaga Kedamaian Dunia”.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Kupang atas dukungan penuh dalam penyelenggaraan rangkaian kegiatan Waisak. Menurutnya, dukungan tersebut mencerminkan kehadiran pemerintah dalam merawat harmoni dan toleransi di tengah masyarakat.

Rangkaian peringatan Waisak tahun ini diisi dengan berbagai kegiatan keagamaan dan sosial, seperti pendalaman Dharma, bakti sosial, donor darah, aksi peduli lingkungan, serta kunjungan ke panti sosial. Seluruh kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan kontribusi umat Buddha dalam pembangunan Kota Kupang yang damai dan harmonis. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.