PBVSI Flores Timur Pacu Kompetisi dan Cetak Atlet Menuju PON 2028

oleh -24 Dilihat
Ketua PBVSI NTT, Winston Rondo. (Foto Istimewa)

Suarantt.id, Larantuka-Ada yang berbeda dari pelantikan Pengurus Kabupaten Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Flores Timur masa bakti 2026–2030. Jika biasanya pelantikan organisasi digelar di gedung atau aula, kali ini pengurus PBVSI Flores Timur justru dilantik langsung di Lapangan Voli Lohayong, Kelurahan Lohayong, Kecamatan Larantuka, Kabupaten Flores Timur pada Selasa (22/9/2026).

Di lapangan yang menjadi tempat para atlet bertanding tersebut, Ketua Umum Pengprov PBVSI NTT, Winston Neil Rondo, melantik kepengurusan baru PBVSI Flores Timur di bawah kepemimpinan Yoseph Sani Bethan.

Pelantikan ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian Turnamen Bola Voli Pelajar SMA/SMK PBVSI Cup yang telah berlangsung selama tiga hari.

Winston mengatakan, pelantikan di lapangan memiliki makna tersendiri karena kepengurusan baru PBVSI Flores Timur telah menunjukkan kerja nyata bahkan sebelum menerima mandat secara resmi.

“Biasanya organisasi dilantik dahulu, kemudian rapat, menyusun program, mencari anggaran, dan entah kapan mulai bekerja. Tetapi Flores Timur berbeda. Belum dilantik, sudah bergerak! Belum menerima mandat secara resmi, kompetisinya sudah berjalan!” tegas Winston.

Ia mengaku menyaksikan langsung pertandingan hingga menjelang subuh. Menurutnya, antusiasme atlet muda, penonton, dan masyarakat menunjukkan adanya gairah baru terhadap olahraga bola voli di Flores Timur.

Winston menilai momentum tersebut harus menjadi titik awal untuk menghidupkan kembali kompetisi bola voli secara berkelanjutan setelah lebih dari satu dekade kompetisi tidak berjalan secara konsisten.

“Organisasi olahraga tidak boleh berhenti pada surat keputusan. Organisasi harus hidup melalui kerja nyata. Pelantikan hari ini bukan sekadar mengesahkan kepengurusan, tetapi menegaskan bahwa lapangan, atlet, dan kompetisi harus menjadi pusat kerja PBVSI,” ujarnya.

BACA JUGA:  Diduga Ada Perintah Transfer Dana ke Pihak Luar, Internal TI NTT Kian Memanas

Lima Agenda Menuju PON 2028

Dalam amanatnya, Winston menitipkan lima agenda strategis kepada kepengurusan PBVSI Flores Timur.

Pertama, membangun kalender kompetisi berkelanjutan mulai dari tingkat pelajar, klub, kecamatan hingga kabupaten.

Kedua, mempersiapkan dua tim penuh, putra dan putri, untuk mengikuti Kejuaraan Bola Voli Ben Mboi Memorial Cup II yang akan berlangsung pada November mendatang.

Ketiga, melakukan pendataan dan seleksi atlet potensial Flores Timur agar dapat masuk dalam skuad bola voli NTT menuju PON 2028.

Keempat, meningkatkan kualitas sekaligus lisensi pelatih dan wasit.

Kelima, memperkuat soliditas organisasi serta membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah, KONI, sekolah, klub, dan dunia usaha.

“Jangan menunggu tahun 2028 baru sibuk mencari atlet. Kita harus mulai sekarang. Saya ingin melihat atlet-atlet Flores Timur masuk dalam skuad utama bola voli NTT, baik putra maupun putri,” kata Winston.

Ia menegaskan, keberhasilan kepengurusan PBVSI tidak semata-mata diukur dari banyaknya rapat organisasi, tetapi dari hidupnya kompetisi, munculnya atlet-atlet potensial, meningkatnya kualitas pembinaan, serta prestasi yang dihasilkan.

Bidik Lapangan Representatif dan Tuan Rumah Ben Mboi Memorial Cup

Selain pembinaan atlet, Winston juga mengungkapkan dua aspirasi besar Ketua PBVSI Flores Timur, Yoseph Sani Bethan.

Aspirasi pertama adalah mewujudkan lapangan bola voli yang representatif. Fasilitas tersebut diharapkan dapat digunakan untuk pembinaan atlet sekaligus menjadi venue penyelenggaraan kejuaraan bola voli tingkat provinsi.

Aspirasi kedua adalah mempersiapkan Flores Timur menjadi tuan rumah Ben Mboi Memorial Cup dalam tiga hingga empat tahun mendatang.

Winston menyambut baik kedua gagasan tersebut dan berharap pemerintah daerah, KONI, PBVSI, serta dunia usaha dapat membangun kolaborasi untuk mewujudkannya.

“Bayangkan seluruh kekuatan bola voli dari kabupaten dan kota se-NTT berkumpul di Larantuka. Atlet bertanding, masyarakat menikmati pertandingan, penginapan terisi, UMKM bergerak, dan ekonomi rakyat ikut tumbuh,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Menuju Musprov TI NTT, Ridwan Angsar Kantongi Dukungan dari Flores Timur

Namun, ia mengingatkan bahwa penetapan Flores Timur sebagai tuan rumah harus mengikuti mekanisme dan persyaratan resmi PBVSI.

“Pak Nani, jangan biarkan dua mimpi ini menjadi mimpi seorang ketua. Jadikan keduanya mimpi bersama seluruh masyarakat Flores Timur!” pesannya.

Sani Bethan: Bukan Sekadar Seremoni

Ketua PBVSI Flores Timur, Yoseph Sani Bethan, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Ketua Umum Pengprov PBVSI NTT yang langsung melantik kepengurusan baru.

Menurutnya, momentum tersebut bukan sekadar seremoni organisasi, tetapi menjadi awal penguatan komitmen bersama untuk membangun bola voli Flores Timur.

“Ini bukan sekadar seremoni, tetapi sebuah ikatan batin. Kita memiliki satu narasi, satu napas, dan satu perjuangan untuk membangun bola voli Flores Timur,” ungkap Sani Bethan.

Ia mengatakan, kepengurusan PBVSI Flores Timur sebenarnya telah mulai bekerja sejak Juli 2026. Pelaksanaan Turnamen PBVSI Cup menjadi salah satu bukti awal komitmen tersebut.

“Memang benar, hari ini kami baru dilantik. Tetapi kami sudah bekerja sejak Juli. Ke depan, kerja dan karya organisasi akan terus kami lakukan,” katanya.

Sani memastikan pihaknya segera menggelar rapat kerja untuk menyusun program pembinaan dan pengembangan bola voli Flores Timur secara lebih terarah.

Ia juga menegaskan komitmennya memperjuangkan tersedianya lapangan bola voli representatif milik Pemerintah Kabupaten Flores Timur.

Pemkab Dorong Dukungan Anggaran dan Prestasi Atlet

Sementara itu, Bupati Flores Timur yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Ikram, berharap kepengurusan baru PBVSI mampu membawa perubahan nyata bagi perkembangan olahraga bola voli di daerah tersebut.

Ia menyoroti keterlibatan enam anggota DPRD dalam kepengurusan PBVSI Flores Timur sebagai salah satu modal organisasi dalam memperjuangkan dukungan anggaran dan fasilitas olahraga yang memadai.

BACA JUGA:  Serunya Tour de EnTeTe 2025 Etape Bajawa-Ruteng: Tanjakan, Tikungan, dan Antusiasme Warga

Pemerintah daerah juga berharap atlet-atlet Flores Timur dapat tampil dan meraih prestasi pada Ben Mboi Memorial Cup sekaligus memiliki peluang memperkuat kontingen NTT pada PON 2028.

Pelantikan di Lapangan Voli Lohayong pun menjadi simbol bahwa PBVSI Flores Timur ingin memulai kerja organisasi dari tempat yang paling dekat dengan atlet dan masyarakat.

Bukan hanya menerima mandat kepengurusan, para pengurus juga langsung menyaksikan denyut kompetisi pelajar yang menjadi bagian penting dari proses pencarian dan pembinaan atlet masa depan.

Winston pun mengingatkan agar semangat yang telah dibangun sebelum pelantikan terus dijaga dan diperbesar.

“Flores Timur sudah membuktikan: belum dilantik, sudah bergerak. Sekarang, setelah dilantik, saatnya bergerak lebih jauh!”

“Dari Larantuka, kita hidupkan kompetisi. Dari Flores Timur, kita lahirkan atlet berprestasi. Dari seluruh NTT, kita bangun kekuatan menuju PON 2028!” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.