Agroeduwisata GMIT Tarus Jadi Contoh, Wapres Gibran Dukung Pertanian Berbasis Teknologi

oleh -667 Dilihat
Wapres Gibran Didampingi Gubernur Melki Laka Lena dan Bupati Kupang Yoseph Lede Panen Padi di Tarus Kabupaten Kupang pada Senin, 6 April 2026. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Kupang-Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, meninjau langsung Taman Agroeduwisata GMIT Tarus yang berlokasi di Desa Mata Air, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Senin (6/4/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Wapres menegaskan dukungannya terhadap pengembangan pertanian berbasis teknologi sekaligus mendorong keterlibatan generasi muda di sektor pertanian.

Kunjungan ini dilakukan bersama Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, dan Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma. Di lokasi, Wapres Gibran berdialog langsung dengan para petani milenial yang mengelola kawasan agroeduwisata tersebut.

Wapres menyampaikan apresiasi atas pengelolaan kawasan yang dinilai mampu melibatkan anak muda dalam sektor pertanian. Menurutnya, hal ini menjadi langkah penting dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian di masa depan.

“Yang paling saya senang di sini melibatkan anak-anak muda,” ujar Gibran.
Ia juga menekankan pentingnya modernisasi alat pertanian guna mencegah kerugian pascapanen serta meningkatkan produktivitas hasil pertanian. Pemerintah, kata dia, akan mendukung penyediaan alat-alat pertanian yang lebih modern bagi para petani.

“Kita tidak ingin hasil panen yang sudah melimpah itu terbuang karena alat-alatnya belum modern. Kita akan bantu dengan alat-alat yang lebih modern untuk peningkatan produksi panen dan memudahkan pekerjaan petani,” tegasnya.

Selain itu, Wapres mengingatkan pentingnya menjaga konsistensi pengelolaan kawasan agroeduwisata tersebut, terutama dalam mendukung rantai pasok pangan. Ia menilai hasil produksi dari kawasan ini telah memiliki offtaker yang jelas, salah satunya untuk memenuhi kebutuhan dapur MBG yang dikelola oleh GMIT.

Wapres juga menegaskan bahwa sektor pertanian menjadi salah satu fokus utama pemerintah pusat, sejalan dengan visi Presiden Republik Indonesia dalam mewujudkan swasembada pangan dan energi.

BACA JUGA:  Pemprov NTT dan Bank Mandiri Teken Kesepakatan Bersama Dorong Transformasi Digital dan Penguatan Ekonomi Daerah

“Saat ini fokus pemerintah adalah swasembada pangan dan energi. Produksi pertanian harus benar-benar digenjot untuk mendukung visi tersebut,” ujarnya.

Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasi atas kunjungan kerja Wakil Presiden di Kabupaten Kupang. Ia menilai kehadiran Wapres menjadi bukti nyata perhatian pemerintah pusat terhadap penguatan sektor pertanian di NTT.

Menurut Gubernur, dukungan tersebut sangat penting untuk memperkuat posisi NTT sebagai daerah dengan potensi besar di sektor pertanian, sekaligus mendorong keterlibatan generasi muda dalam pembangunan ekonomi berbasis potensi lokal.

Taman Agroeduwisata GMIT Tarus sendiri merupakan kawasan pertanian terintegrasi yang dikelola oleh kelompok tani binaan Sinode GMIT bekerja sama dengan Politeknik Pertanian Negeri Kupang.

Kawasan ini menggabungkan sektor pertanian, hortikultura, perikanan, hingga peternakan dalam satu ekosistem.

Di atas lahan seluas 5,38 hektare, para petani mampu melakukan tiga kali musim tanam dalam setahun dengan total produksi mencapai 221 ton gabah kering panen per tahun. Hasil pertanian dari kawasan ini juga dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan dapur MBG.

Kunjungan ini diharapkan semakin mendorong penguatan sektor pertanian berbasis teknologi di NTT, sekaligus meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan para petani di daerah. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.