Suarantt.id, Kefamenanu-Wakil Ketua Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur (DPRD NTT), Agustinus Nahak, berharap Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang TTU dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun wilayah perbatasan.
Harapan tersebut disampaikan Agustinus Nahak saat menghadiri kegiatan Orientasi Badan Pengurus Cabang GMKI TTU yang berlangsung pada 14-15 Februari 2026 di Gedung Gereja Maranatha Oelnitep, Kabupaten TTU. Kehadirannya yang juga merupakan Alumni PMKRI Yogyakarta serta orangtua pembina sejumlah organisasi kemahasiswaan lokal asal Malaka menjadi bentuk dukungan nyata terhadap proses kaderisasi organisasi mahasiswa di daerah perbatasan.
Menurutnya, orientasi kepengurusan merupakan momentum penting untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan dan pembentukan karakter para pengurus GMKI, khususnya dalam konteks pelayanan dan pengabdian di wilayah perbatasan.
“Orientasi ini merupakan momen penting untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan dan karakter pengurus GMKI di daerah perbatasan,” ujar Agustinus di hadapan peserta kegiatan.
Ia menegaskan, GMKI sebagai organisasi kader harus mampu menanamkan nilai-nilai kebangsaan, nasionalisme, serta semangat pelayanan yang berlandaskan iman Kristen. Di wilayah perbatasan seperti TTU, menurutnya, peran mahasiswa sangat strategis dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan, literasi, dan kesadaran masyarakat terhadap pembangunan daerah.
Agustinus juga berharap GMKI TTU dapat membangun sinergi yang kuat dengan pemerintah dan gereja sebagai mitra strategis dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan di kawasan perbatasan.
Kegiatan orientasi tersebut diikuti oleh Badan Pengurus Cabang GMKI TTU dan diisi dengan berbagai materi pembinaan organisasi, kepemimpinan, serta penguatan nilai-nilai kekristenan dan kebangsaan.
Sementara itu, Ketua Cabang GMKI TTU, Defri N. Sae, menyampaikan bahwa melalui kegiatan orientasi ini diharapkan para pengurus mampu menjalankan tugas organisasi secara maksimal serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat, khususnya di Kabupaten TTU.
Dengan semangat kaderisasi dan kolaborasi, GMKI TTU diharapkan semakin solid dalam menjalankan perannya sebagai agen perubahan di wilayah perbatasan. ***





