Suarantt.id, Kupang-Jumlah angkatan kerja di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali mengalami peningkatan pada November 2025. Berdasarkan hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas), total angkatan kerja tercatat sebanyak 3,11 juta orang atau bertambah sekitar 20 ribu orang dibandingkan Agustus 2025 yang mencapai 3,09 juta orang.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTT, Mira Kale, menjelaskan bahwa peningkatan tersebut turut mendorong kenaikan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK). Pada November 2025, TPAK NTT tercatat sebesar 75,65 persen, naik 0,10 persen poin dibandingkan Agustus 2025.
“Jumlah angkatan kerja pada November 2025 sebanyak 3,11 juta orang, naik 0,02 juta orang dibanding Agustus 2025. TPAK juga meningkat menjadi 75,65 persen,” jelas Mira.
Dari sisi penyerapan tenaga kerja, jumlah penduduk yang bekerja pada November 2025 tercatat sebanyak 3,01 juta orang, atau naik sekitar 20 ribu orang dibandingkan Agustus 2025.
Lapangan usaha yang mengalami peningkatan terbesar dalam penyerapan tenaga kerja adalah sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan. Sektor ini mencatat tambahan sekitar 0,02 juta orang atau 20 ribu pekerja.
Kenaikan tersebut menunjukkan bahwa sektor pertanian masih menjadi tulang punggung perekonomian daerah dan menjadi penopang utama dalam menyerap tenaga kerja di NTT. Kondisi ini juga mencerminkan karakteristik struktur ekonomi NTT yang masih didominasi sektor primer.
Dengan tren peningkatan ini, diharapkan stabilitas pasar kerja di NTT terus terjaga serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan. ***





