Bandara El Tari dan Komodo Jadi Penopang Utama Penerbangan NTT Desember 2025

oleh -495 Dilihat
Ketua Tim Statistik Distribusi BPS Provinsi NTT, Putu Dita Pickupana. (Foto Istimewa)

Suarantt.id, Kupang-Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mencatat aktivitas angkutan udara di wilayah NTT mengalami peningkatan pada Desember 2025.

Kepala BPS Provinsi NTT, Mira Kale, melalui Ketua Tim Statistik Distribusi, Putu Dita Pickupana, menjelaskan bahwa jumlah penerbangan angkutan udara pada Desember 2025 naik 5,15 persen dibandingkan November 2025 dan meningkat 17,39 persen dibandingkan Desember 2024.

Secara total, jumlah penerbangan angkutan udara pada Desember 2025 tercatat sebanyak 3.611 penerbangan, yang terdiri atas 1.809 penerbangan berangkat dan 1.802 penerbangan datang.

Dari seluruh bandara di NTT, Bandara El Tari Kupang menjadi bandara dengan kontribusi penerbangan terbesar dengan andil 37,75 persen, disusul Bandara Komodo Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, dengan andil 23,68 persen.

Selain peningkatan jumlah penerbangan, BPS juga mencatat kenaikan jumlah penumpang angkutan udara. Pada Desember 2025, jumlah penumpang angkutan udara mencapai 247.348 orang. Angka tersebut naik 10,05 persen dibandingkan November 2025 dan meningkat 9,46 persen dibandingkan jumlah penumpang pada Desember 2024.

Sementara itu, kinerja angkutan laut menunjukkan tren yang berbeda. Pada Desember 2025, jumlah pelayaran angkutan laut tercatat sebanyak 5.170 pelayaran, turun 6,90 persen dibandingkan November 2025 dan turun 4,84 persen dibandingkan Desember 2024.

Jumlah penumpang angkutan laut pada Desember 2025 tercatat sebanyak 429.391 orang. Jumlah tersebut turun 0,65 persen dibandingkan November 2025 dan mengalami penurunan cukup signifikan, yakni 57,29 persen dibandingkan Desember 2024.

BPS merinci, jumlah penumpang angkutan laut tersebut terbagi atas 219.485 penumpang turun dan 209.906 penumpang naik. Perkembangan ini menunjukkan adanya pergeseran dinamika mobilitas masyarakat, di mana angkutan udara mengalami peningkatan, sementara angkutan laut cenderung menurun pada akhir 2025. ***

BACA JUGA:  Kupang Menuju Kota Event Budaya, Wali Kota: Mimpi Jadi Daya Tarik Nasional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.