Suarantt.id, Kupang-Suasana penuh kehangatan dan rasa syukur mewarnai acara syukuran pengukuhan Guru Besar Prof. Dr. Drs. Wiliam J. Djani, M.Si yang berlangsung di Hotel Cahaya Bapa, Kupang pada Jumat (10/4/2026) malam.
Momentum ini menjadi penanda perjalanan panjang seorang akademisi yang kini didorong untuk mengambil peran lebih besar dalam pembangunan daerah.
Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Johni Asadoma, yang hadir dalam acara tersebut menegaskan bahwa pencapaian Guru Besar bukan sekadar gelar akademik tertinggi, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih luas bagi masyarakat.
“Menjadi Guru Besar ibarat seorang petarung yang tidak hanya kuat di awal, tetapi mampu bertahan dan bangkit dalam setiap tantangan hingga mencapai puncak. Prof. Wiliam Djani telah membuktikan hal tersebut,” ujarnya.
Menurut Wagub, keberhasilan ini merupakan hasil dari proses panjang yang dilalui dengan ketekunan, konsistensi, dan kerja keras. Ia juga menilai bahwa capaian tersebut menjadi kebanggaan tidak hanya bagi Universitas Nusa Cendana (Undana), tetapi juga bagi masyarakat NTT secara keseluruhan.
Lebih lanjut, Johni Asadoma menekankan pentingnya peran akademisi dalam menjawab tantangan pembangunan daerah, khususnya dalam pengembangan sumber daya manusia. Ia mendorong agar Prof. Djani dapat menjadi motor penggerak dalam memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat melalui pendekatan pentahelix.
“Ini bukan akhir, tetapi awal untuk terus memberi kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan kemajuan dunia pendidikan di NTT,” tegasnya.
Sebelumnya, Prof. Wiliam J. Djani telah resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Nusa Cendana Kupang pada 8 April 2026, dengan kepakaran di bidang Reformasi Kebijakan dalam Pembangunan Kesehatan.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Djani menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan akademiknya hingga mencapai titik ini. Ia juga berharap sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dapat terus diperkuat demi kemajuan NTT.
Sementara itu, Rektor Universitas Nusa Cendana, Prof. Jeffri Bale, turut memberikan apresiasi atas pencapaian tersebut. Ia menilai kehadiran Guru Besar baru ini diharapkan mampu menjadi lokomotif pengembangan ilmu pengetahuan serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
Acara syukuran tersebut turut dihadiri oleh Bupati Kupang Yosef Lede, jajaran civitas akademika Universitas Nusa Cendana, serta berbagai undangan lainnya yang ikut memberikan penghormatan atas capaian akademik tersebut. ***







