Fraksi PSI DPRD NTT Dorong Bank NTT Permudah Akses KUR untuk UMKM di Tengah Tekanan Fiskal

oleh -374 Dilihat
Anggota Fraksi PSI NTT, Simson Polin. (Foto Hiro)

Suarantt.id, Kupang-Anggota DPRD Nusa Tenggara Timur (NTT) dari Fraksi PSI, Simson Polin, mendorong PT Bank Pembangunan Daerah (Bank NTT) agar mempermudah akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di tengah tekanan fiskal dan ketidakpastian ekonomi global.

Hal tersebut disampaikan Simson usai mengikuti Sidang Paripurna ke-71 DPRD NTT yang dipimpin Ketua DPRD NTT, Emilia Nomleni, serta dihadiri Gubernur NTT, Melki Laka Lena, dengan agenda penutup pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Tahun Anggaran 2025 pada Kamis, 26 Maret 2026.

Simson menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Pemerintah Provinsi NTT dalam pengelolaan anggaran selama ini, terutama dalam menyesuaikan kebijakan dengan kondisi fiskal nasional. Ia menilai langkah efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah sudah tepat di tengah situasi global yang tidak menentu.

“Di tengah kondisi dunia yang penuh ketidakpastian akibat konflik global yang belum mereda, tentu berdampak pada ekonomi dunia dan juga Indonesia. Karena itu, kebijakan fiskal harus benar-benar diarahkan pada sektor prioritas,” ujarnya.

Menurut Simson, sektor UMKM harus menjadi perhatian utama karena terbukti sebagai tulang punggung ekonomi yang mampu bertahan di berbagai krisis, termasuk krisis ekonomi 1998. Ia menilai, dalam kondisi fiskal yang terbatas, penguatan UMKM menjadi strategi paling realistis untuk menjaga pertumbuhan ekonomi daerah.

Karena itu, ia meminta Bank NTT sebagai bank daerah kebanggaan masyarakat NTT untuk mengambil peran lebih aktif dalam mendukung UMKM, khususnya dengan memberikan kemudahan dalam akses pembiayaan.

“Bank NTT harus mempermudah persyaratan bagi masyarakat untuk mendapatkan KUR. Ini penting karena UMKM adalah motor penggerak ekonomi yang tetap bertahan di tengah situasi sulit,” tegasnya.

Dia juga menyoroti masih banyak pelaku UMKM yang kesulitan mengakses permodalan akibat persyaratan yang dinilai terlalu rumit. Hal ini, menurutnya, perlu menjadi perhatian serius agar kebijakan pemerintah benar-benar tepat sasaran.
Simson berharap manajemen Bank NTT dapat segera menindaklanjuti masukan tersebut dengan menginstruksikan seluruh cabang untuk lebih proaktif dalam melayani kebutuhan UMKM.

“Harapannya, Bank NTT bisa benar-benar hadir untuk masyarakat kecil. Kemudahan akses permodalan harus dirasakan langsung oleh pelaku UMKM, sesuai dengan visi pemerintah daerah yang fokus pada penguatan ekonomi rakyat,” pungkasnya.

Ketua DPD PSI Kabupaten Rote Ndao ini menegaskan, Fraksi PSI tetap mengapresiasi laporan pemerintah dalam LKPJ tersebut, namun juga mengingatkan agar di tengah penurunan fiskal, perhatian terhadap sektor ekonomi kecil seperti UMKM tidak boleh diabaikan. Dukungan konkret melalui lembaga keuangan daerah dinilai menjadi kunci dalam menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi NTT. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.