GAMKI NTT Luncurkan “Road to Event Academy”, Dorong Anak Muda Bangun Daerah Lewat Industri Event

oleh -98 Dilihat
Para Narasumber di Acara Road to Event ACADEMY GAMKI NTT. (Foto Istimewa)

Suarantt.id, Kupang-Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali menghadirkan inovasi strategis dalam pengembangan kapasitas generasi muda melalui peluncuran program unggulan Road to Event Academy GAMKI NTT.

Program ini menjadi langkah konkret dalam mendorong pertumbuhan industri event dan ekonomi kreatif berbasis komunitas, budaya, pariwisata, dan kepemudaan.

Kegiatan pembukaan sekaligus online workshop dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 30 Mei 2026 pukul 13.30 WITA melalui platform Zoom, dan akan dibuka secara resmi oleh Gubernur NTT, Melki Laka Lena.

Turut memberikan sambutan dalam kegiatan ini, Ketua Sinode GMIT, Pdt. Samuel B. Pandie, bersama sejumlah narasumber nasional yang memiliki pengalaman luas di bidang industri kreatif, manajemen event, dan pengembangan kota kreatif di Indonesia.

Workshop ini menghadirkan pembicara kompeten tingkat nasional, di antaranya Galih Sedayu dengan materi “Event yang Inklusif bagi Daerah”, Joe Tomb yang membawakan topik “Dari Profesional Jadi Pengusaha Event”, serta Ivan R, Founder Event Academy, dengan materi “Saatnya Anak Muda Jadi EO”.

Mengusung tema besar “Membangun Daerah Melalui Industri Event”, kegiatan ini menjadi langkah awal GAMKI NTT dalam membangun ekosistem event kreatif sebagai instrumen pembangunan daerah. Program ini diharapkan memberi dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif, promosi budaya lokal, pengembangan komunitas, hingga penciptaan lapangan kerja baru bagi generasi muda di NTT.

Ketua GAMKI NTT menegaskan bahwa Event Academy bukan sekadar pelatihan teknis, melainkan sebuah gerakan perubahan pola pikir generasi muda agar mampu melihat industri event sebagai ruang strategis pembangunan daerah.

“NTT memiliki kekayaan budaya, komunitas kreatif, sport tourism, musik, UMKM, dan potensi wisata yang luar biasa. Semua itu membutuhkan SDM kreatif dan kemampuan mengelola event secara profesional agar daerah ini mampu bergerak, dikenal, dan berkembang,” ujarnya.

BACA JUGA:  Sekda Jeffry Pelt Tegaskan Komitmen Bangun Sistem Pencegahan Korupsi yang Kuat dan Berintegritas

Sebanyak 100 peserta dari berbagai kalangan, mulai dari kader GAMKI, komunitas kreatif, mahasiswa, pemuda gereja, hingga penggerak komunitas dari seluruh wilayah NTT, dijadwalkan mengikuti workshop ini. Para peserta akan mendapatkan wawasan tentang perkembangan industri event modern, peluang ekonomi kreatif, strategi branding daerah, hingga peluang membangun Event Organizer (EO) profesional di daerah.

Program ini tidak berhenti pada tahap workshop. GAMKI NTT juga akan melanjutkan melalui rangkaian Event Academy Basic Class dan Masterclass, yang mencakup mini project event daerah, proses kurasi ide kreatif, mentoring langsung, hingga pendampingan project terbaik agar dapat diwujudkan menjadi event nyata dan masuk dalam pengembangan Calendar of Event NTT.

Melalui program ini, GAMKI NTT ingin menghadirkan gerakan anak muda kreatif yang mampu membangun daerah melalui kolaborasi, kreativitas, jejaring komunitas, serta penguatan industri event yang profesional.

Dengan mengusung tagline, “Event bukan hanya membuat panggung ramai, tetapi menciptakan dampak ekonomi, sosial, budaya, dan branding bagi sebuah wilayah,” GAMKI NTT optimistis program ini akan menjadi pemantik lahirnya generasi muda kreatif yang mampu membawa NTT semakin dikenal di tingkat nasional maupun global. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.