Gempa Guncang Flores, Kajati NTT Sampaikan Belasungkawa dan Apresiasi Para Petugas di Lapangan

oleh -54 Dilihat
Kajati NTT Roch Adi Wibowo bersama Jajaran Sampaikan Belasungkawa kepada Korban Gempa di Flores. (Foto Istimewa)

Suarantt.id, Kupang-Gempa bumi yang mengguncang wilayah Flores dan sejumlah daerah di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu, 15 Agustus 2026, meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat. Bencana tersebut menimbulkan korban jiwa dan luka-luka, kerusakan rumah warga serta fasilitas umum, hingga mengganggu aktivitas sosial dan perekonomian masyarakat.

Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kajati NTT) Roch Adi Wibowo bersama seluruh jajaran Kejati NTT menyampaikan duka cita dan belasungkawa yang mendalam kepada seluruh korban dan masyarakat yang terdampak bencana tersebut.

“Atas nama pribadi dan seluruh keluarga besar Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur, kami turut merasakan duka yang mendalam atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita di Flores,” demikian disampaikan Kajati NTT dalam pernyataannya.

Roch mendoakan agar masyarakat yang meninggal dunia dalam bencana tersebut mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Sementara keluarga yang ditinggalkan diharapkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan penghiburan dalam menghadapi kehilangan.

Doa juga disampaikan bagi warga yang mengalami luka-luka agar segera memperoleh kesembuhan. Bagi masyarakat yang kehilangan rumah maupun harta benda, Kejati NTT berharap mereka diberikan kekuatan untuk melewati masa darurat dan bangkit kembali.

Bencana gempa juga membuat sebagian masyarakat harus mengungsi dan menghadapi situasi darurat akibat gempa susulan serta ancaman tsunami yang sempat terjadi di sejumlah wilayah pesisir.

Di tengah situasi tersebut, Kejati NTT memberikan apresiasi kepada seluruh unsur yang berada di garis depan penanganan bencana. Pemerintah, TNI, Polri, BPBD, Basarnas, tenaga kesehatan, relawan, hingga berbagai pihak lainnya dinilai telah bekerja keras dalam proses evakuasi, penanganan darurat, dan penyaluran bantuan kemanusiaan.

Kejati NTT menegaskan bahwa solidaritas dan kepedulian menjadi kekuatan penting dalam menghadapi masa sulit pascabencana. Masyarakat terdampak tidak boleh merasa berjalan sendirian dalam menghadapi kondisi darurat dan proses pemulihan.

BACA JUGA:  Kejati NTT Hentikan Dua Perkara Pidana Lewat Restorative Justice

“Doa dan solidaritas kami menyertai seluruh masyarakat Flores. Tetap kuat, tetap tabah, dan bersama kita akan melewati masa sulit ini,” tegas Roch.

Kejati NTT juga mendoakan agar seluruh masyarakat NTT senantiasa mendapatkan perlindungan dan keselamatan, termasuk para petugas yang tengah bekerja di lapangan.

Harapannya, wilayah-wilayah yang terdampak gempa dapat segera pulih sehingga masyarakat mampu kembali menjalankan kehidupan dan aktivitas perekonomian secara bertahap.

Kejati NTT menegaskan, duka Flores adalah duka NTT. Solidaritas dan kekuatan bersama menjadi modal penting untuk melewati masa tanggap darurat dan membangun kembali daerah yang terdampak bencana. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.