Suarantt.id, Kupang-Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, menegaskan bahwa politik harus dimaknai sebagai jalan perjuangan untuk rakyat.
Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) se-NTT periode 2024-2029 di Grha Cendana Auditorium, Universitas Nusa Cendana pada Jumat (15/5/2026) sore.
Dalam sambutannya, Gubernur Melki Laka Lena mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus PAN yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan yang baru dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta menjadikannya sebagai ruang pengabdian bagi masyarakat.
“Saya menyampaikan selamat kepada seluruh pengurus DPW dan DPD PAN se-Nusa Tenggara Timur yang hari ini resmi dilantik. Jadikan amanah ini sebagai jalan pengabdian, jalan perjuangan, dan jalan kebermanfaatan bagi masyarakat NTT,” ujarnya.
Menurut Melki, politik sejatinya tidak boleh berjarak dari kehidupan rakyat. Ia menekankan bahwa politik harus hadir untuk menjawab persoalan, harapan, dan kebutuhan masyarakat secara nyata.
“Politik sejatinya adalah pekerjaan sehari-hari yang tidak boleh jauh dari rakyat. Politik tidak boleh berjarak dari penderitaan dan harapan masyarakat. Sejatinya, politik adalah amanat dari rakyat,” tegasnya.
Ia juga menyebut bahwa NTT merupakan daerah dengan karakter kuat yang membutuhkan pemimpin dan politisi tangguh, berintegritas, serta bekerja dengan hati.
“Nusa Tenggara Timur adalah tanah yang keras, yang melahirkan manusia-manusia tangguh. Karena itu, NTT membutuhkan politisi-politisi tangguh yang bekerja dengan hati untuk mengurus daerah ini,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Melki turut mengapresiasi kontribusi PAN terhadap pembangunan di NTT. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi NTT terus mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui program hilirisasi produk unggulan daerah.
“Kami terus mendorong penguatan ekonomi rakyat melalui program hilirisasi produk unggulan daerah, termasuk melalui skema One Village One Product (OVOP) dan penguatan pasar melalui NTT Mart. Tujuannya agar nilai tambah ekonomi bisa berputar di dalam daerah dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, menjelaskan filosofi lambang matahari sebagai identitas partai yang mencerminkan semangat pengabdian tanpa membedakan latar belakang.
“PAN ini logonya matahari. Matahari tidak membedakan kita. Apa sukunya, partainya. Dia memberikan kasih sayang yang sempurna kepada siapapun. Itulah filosofi Partai PAN. Pengabdian kepada rakyat adalah segalanya,” ujarnya.
Ketua DPW PAN NTT, Ahmad Yohan, dalam kesempatan yang sama menegaskan komitmen seluruh jajaran pengurus untuk membesarkan partai melalui kerja nyata dan pengabdian kepada masyarakat.
“Kami bersama seluruh pengurus DPW dan DPD PAN NTT berjanji untuk membesarkan Partai Amanat Nasional bukan semata-mata untuk meraih kekuasaan atau kursi, tetapi karena kami ingin memberikan pengabdian yang lebih luas bagi masyarakat NTT dan bangsa yang kita cintai,” tegasnya.
Kegiatan pelantikan berlangsung dalam suasana penuh semangat kebersamaan dan komitmen untuk memperkuat peran partai politik dalam pembangunan daerah serta pelayanan kepada masyarakat di NTT. ***





