Gubernur Melki Laka Lena Tekankan Sinergi ASN untuk Genjot PAD NTT hingga Rp2,8 Triliun

oleh -398 Dilihat
Gubernur NTT Beri Arahan kepada ASN pada Apel Pagi di Halaman Sasando Kantor Gubernur NTT pada Senin, 23 Juni 2025. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Kupang-Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, menegaskan pentingnya kerja sama dan sinergi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi NTT.

Hal tersebut disampaikannya saat memimpin Apel Kekuatan bersama ASN lingkup Pemerintah Provinsi NTT yang digelar di halaman Gedung Sasando, Kantor Gubernur NTT pada Senin (23/6/2025).

“Postur APBD kita lebih banyak untuk belanja pegawai. Dan satu-satunya cara yang paling memungkinkan untuk kita lakukan adalah harus menggenjot PAD. Untuk itu, butuh kerja sama, kerja keras dan sinergisitas di antara kita semua. Tidak bisa kita berjalan masing-masing dan kerja sendiri,” tegas Gubernur Melki di hadapan para Asisten Sekda, pimpinan perangkat daerah, dan seluruh ASN yang hadir.

Gubernur Melki mengungkapkan bahwa target PAD NTT tahun ini ditetapkan sebesar Rp1,4 triliun. Namun, ia menekankan bahwa target tersebut harus meningkat dua kali lipat menjadi Rp2,8 triliun pada tahun 2026. Menurutnya, peningkatan ini bukan hal mustahil apabila seluruh pihak bekerja sama dan fokus pada pemanfaatan potensi daerah.

“Bahkan sampai saat ini, kami sudah cari cara bagaimana melibatkan berbagai pihak agar aset-aset tidur dari pemerintah provinsi NTT ini bisa produktif untuk menambah penghasilan masyarakat dan peningkatan PAD,” lanjutnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur juga mendorong para ASN dan masyarakat untuk menggunakan serta memasarkan produk lokal NTT. Ia menyinggung rencana peluncuran NTT Mart, sebuah jaringan toko ritel seperti Alfamart atau Indomaret yang akan menjual produk-produk lokal NTT, asalkan telah memenuhi standar BPOM atau PIRT.

“Perputaran ekonomi kita harus terjadi di dalam wilayah kita sendiri. Dengan adanya NTT Mart, produk kita sendiri bisa menjadi tuan rumah di daerah kita,” ujar Gubernur.

Selain itu, Gubernur Melki juga menyoroti pentingnya pemerataan dan optimalisasi penempatan ASN, terutama menyusul adanya tambahan formasi CPNS dan PPPK di lingkungan Pemprov NTT. Ia meminta agar para pimpinan perangkat daerah mampu memberdayakan SDM yang ada secara optimal.

“ASN tidak bisa hanya duduk di kantor. Harus siap ditempatkan di luar Kupang, termasuk di daerah-daerah yang kita dorong sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru seperti Sabu Raijua untuk rumput laut, Rote untuk garam, serta sektor-sektor lain seperti pertanian, peternakan, kehutanan, dan energi terbarukan,” pungkasnya.

Apel ini menjadi momentum awal Gubernur Melki untuk menegaskan arah kebijakan fiskal dan pembangunan daerah berbasis kemandirian ekonomi, kerja kolaboratif, serta pemanfaatan potensi daerah secara maksimal demi mewujudkan NTT yang sejahtera dan mandiri. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.