Gubernur NTT Ajak Generasi Muda Harus Jadi Entrepreneur dan Ciptakan Lapangan Kerja

oleh -69 Dilihat
Gubernur NTT Hadiri Acara Wisuda Universitas Muhamadiyah Kupang pada Kamis, 4 Juni 2026. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Kupang-Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, mengajak generasi muda, khususnya para lulusan perguruan tinggi, untuk berani menjadi entrepreneur dan menciptakan lapangan kerja demi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri Wisuda Sarjana ke-36 dan Pascasarjana ke-2 Universitas Muhammadiyah Kupang (UMK) yang berlangsung di Aula B Kampus UMK pada Kamis (4/6/2026).

Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam meningkatkan produktivitas ekonomi di NTT. Ia menilai, kondisi ekonomi daerah yang masih menghadapi defisit neraca perdagangan justru menjadi peluang besar untuk dikembangkan.

Menurutnya, selama ini nilai barang yang masuk ke NTT masih jauh lebih besar dibandingkan dengan barang yang diproduksi dan dikirim keluar daerah. Hal tersebut menunjukkan masih banyak potensi lokal yang belum dimaksimalkan.

“Masih banyak ruang yang dapat dimanfaatkan anak-anak muda NTT untuk berwirausaha, mulai dari sektor peternakan, pertanian, pangan, hingga industri pengolahan hasil daerah. Tantangan yang ada sesungguhnya adalah peluang untuk menciptakan nilai tambah bagi masyarakat,” ujar Gubernur.

Dia juga menekankan pentingnya hilirisasi produk lokal agar memiliki nilai jual lebih tinggi. Komoditas yang selama ini dijual dalam bentuk mentah, kata dia, dapat ditingkatkan melalui pengolahan, pengemasan yang lebih baik, serta strategi pemasaran yang modern.

Pemerintah Provinsi NTT, lanjutnya, terus berupaya mendukung lahirnya wirausaha muda melalui berbagai program, seperti kemudahan akses permodalan, peningkatan literasi keuangan, pendampingan usaha, hingga membuka akses pasar melalui kerja sama dengan perbankan dan mitra pembangunan.

“Kami ingin lebih banyak anak-anak muda NTT menjadi entrepreneur yang mampu membuka lapangan kerja dan menggerakkan ekonomi daerah,” tegasnya.

BACA JUGA:  Wawali Kupang: Festival Budaya Harus Jadi Agenda Tahunan Tiap Kelurahan, Bukan Sekadar Perayaan 17 Agustus

Di hadapan 167 wisudawan dan wisudawati, Gubernur juga memperkenalkan program “NTT Mart” yang tengah dikembangkan pemerintah sebagai wadah promosi dan pemasaran produk unggulan UMKM dari seluruh wilayah NTT. Program ini diharapkan mampu memperluas akses pasar dan meningkatkan daya saing produk lokal hingga ke tingkat nasional dan internasional.

Sementara itu, Rektor Universitas Muhammadiyah Kupang, Prof. Dr. Nazaruddin Malik menekankan pentingnya kesiapan lulusan dalam menghadapi era transformasi digital dan perkembangan kecerdasan buatan.

Ia menyebutkan bahwa lulusan perguruan tinggi tidak hanya dituntut unggul secara akademik, tetapi juga harus memiliki kemampuan adaptasi, kolaborasi, serta ketahanan mental yang kuat.

“Dalam menghadapi era transformasi digital, kemampuan digital dexterity atau kecakapan memanfaatkan teknologi menjadi salah satu kompetensi yang harus dimiliki para lulusan. Kemampuan tersebut harus disertai dengan sikap kolaboratif dan kemauan untuk melihat perubahan sebagai peluang dalam menciptakan inovasi,” jelasnya.

Prof. Nazaruddin juga memperkenalkan konsep new collar workers, yakni profil lulusan yang adaptif, mampu belajar sepanjang hayat, serta siap bekerja lintas bidang seiring dengan perkembangan zaman.

Dengan semangat tersebut, para lulusan UMK diharapkan tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menjadi pencipta lapangan kerja yang berkontribusi nyata bagi pembangunan NTT. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.