Gubernur NTT Tanam Pohon Wujud Komitmen Hadapi Perubahan Iklim dan Dukung Pertanian Berkelanjutan

oleh -1079 Dilihat
Gubernur NTT Tanam Pohon Mahoni di Kelurahan Penkase-Oeleta Kota Kupang. (Foto Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Kupang-Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, menghadiri kegiatan Karya Bhakti Penanaman Pohon Mahoni yang digelar di kawasan Embung Noelpopo, Kelurahan Penkase-Oeleta, Kecamatan Alak, Kota Kupang pada Kamis (5/6/2025) pagi. Kegiatan ini diinisiasi oleh Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) VII Kupang bekerja sama dengan Pelindo Terminal Petikemas Kupang.

Dalam sambutannya, Gubernur Melki menekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan hidup sebagai tanggung jawab bersama. Ia menyoroti manfaat kehadiran hutan dan pepohonan, tidak hanya dari sisi ekologis sebagai penyerap karbon dan penyimpan air, tetapi juga dari sisi sosial dan psikologis.

“Hutan yang rindang menciptakan suasana damai dan nyaman. Ada fungsi healing dan restoratif, bahkan sosial, bukan hanya untuk kesehatan fisik tapi juga untuk kesehatan jiwa. Dengan menanam pohon, kita turut mendukung kelestarian alam,” ujar Gubernur Melki.

Ia juga menyampaikan bahwa perubahan iklim telah menjadi isu global yang dampaknya dirasakan hingga ke pelosok desa. Ketidakpastian iklim, curah hujan tak menentu, kekeringan berkepanjangan, dan degradasi lingkungan menurutnya merupakan tantangan nyata yang harus dihadapi secara kolaboratif.

“Anomali iklim kini menjadi tekanan besar. Banjir, tanah longsor, kebakaran hutan, kelangkaan air, dan kegagalan panen adalah bentuk nyata dari ancaman tersebut,” ungkapnya.

Gubernur Melki menegaskan bahwa penyebab utama krisis lingkungan salah satunya adalah deforestasi dan perluasan wilayah pemukiman serta pertanian. Kondisi ini menyebabkan berkurangnya luas hutan dari waktu ke waktu.

“Lingkungan yang gundul dan tandus tak hanya rawan bencana, tapi juga memengaruhi ketenangan jiwa manusia,” tambahnya.

Ia pun mengaitkan pentingnya pohon dengan nilai historis, menyinggung kisah Bung Karno yang merenung di bawah pohon sukun saat menggali gagasan Pancasila di masa pengasingan di Ende.

BACA JUGA:  Pemkot Kupang Luncurkan Program Self Defense untuk Siswi SD/MI: Bangun Generasi Tangguh dan Berani

“Momen Hari Lahir Pancasila yang baru kita peringati, mengingatkan kita bahwa pohon dan alam punya peran dalam membentuk nilai-nilai luhur bangsa,” ujarnya.

Dalam konteks pembangunan daerah, Gubernur Melki menyampaikan apresiasi atas perhatian besar Presiden Prabowo Subianto terhadap sektor pertanian di NTT, melalui dukungan kebijakan Kementerian Pertanian RI.

“Dukungan ini membuka peluang bagi kita untuk mengembangkan potensi agraris. Penanaman pohon hari ini adalah bagian dari kerja nyata kita dalam mitigasi perubahan iklim sekaligus mendukung produktivitas pertanian,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa penanaman pohon pada lahan kritis dan pinggiran lahan pertanian bertujuan memperbaiki kualitas tanah, menjaga ketersediaan air, serta menciptakan iklim mikro untuk pertumbuhan tanaman pangan.

“Selaras dengan misi kelima kami, yaitu Pembangunan yang Berkelanjutan, kegiatan ini adalah bentuk tanggung jawab kita terhadap masa depan generasi mendatang. Bumi bukan warisan nenek moyang, tapi titipan anak cucu,” tegas Gubernur NTT.

Menutup sambutannya, Gubernur Melki menyampaikan apresiasi kepada Lantamal VII Kupang, Pelindo Terminal Petikemas Kupang, dan semua pihak yang terlibat.

“Mari kita rawat pohon yang ditanam hari ini dengan penuh tanggung jawab, agar bisa dinikmati anak cucu kita kelak. Semangat kolaborasi ini harus terus kita jaga demi mewujudkan NTT yang Maju, Sehat, Cerdas, Sejahtera, dan Berkelanjutan,” pungkasnya.

Sebagai informasi, pohon mahoni (Swietenia macrophylla) dipilih dalam kegiatan ini karena memiliki nilai ekologis tinggi. Selain mampu menyerap karbon dan mencegah erosi, pohon ini juga memberikan naungan yang bermanfaat bagi pertumbuhan tanaman lain, khususnya di lahan-lahan pertanian sekitar embung.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Komandan Lantamal VII Kupang, unsur Forkopimda NTT, Vice President TJSL PT Pelindo Petikemas Kupang, serta jajaran pejabat sipil, TNI, dan POLRI. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.