Suarantt.id, Kupang-Peringatan Hari Ibu ke-97 menjadi momentum strategis untuk menegaskan kembali peran sentral perempuan dalam membangun keluarga yang kuat sekaligus masyarakat yang berdaya di Kota Kupang. Lebih dari sekadar seremoni tahunan, peringatan ini menjadi ruang refleksi dan penguatan harapan bagi para ibu dan calon ibu agar terus berkontribusi aktif dalam kehidupan sosial dan pembangunan daerah.
Wakil Wali Kota Kupang, Serena Francis, menyampaikan ucapan Selamat Hari Ibu kepada seluruh perempuan di Kota Kupang. Ia menegaskan bahwa perempuan merupakan fondasi utama peradaban, baik dalam lingkup keluarga maupun masyarakat luas.
“Perempuan bukan hanya pelengkap dalam keluarga dan masyarakat. Dari rahim perempuan lahir generasi, dari tangan perempuan tumbuh karakter, dan dari hati perempuan mengalir kasih sayang yang membentuk masa depan,” ujar Serena.
Sebagai Wakil Wali Kota perempuan pertama di Kota Kupang, Serena Francis menekankan bahwa perempuan memiliki peran strategis sebagai sumber inspirasi, pengayom, serta penjaga nilai-nilai kemanusiaan dalam keluarga dan lingkungan sosial.
Menurutnya, kekuatan sebuah kota berawal dari keluarga yang kokoh, dan keluarga yang kokoh lahir dari peran ibu yang kuat, penuh kasih, dan berdaya. “Ketika seorang ibu kuat, penuh kasih, dan berdaya, maka keluarga akan berdiri kokoh. Dari keluarga yang kuat itulah kota ini dibangun,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Serena juga mengajak para ibu untuk terus menjadi teladan bagi generasi muda dengan menanamkan nilai-nilai cinta, kelembutan, integritas, serta keberanian dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.
Tak hanya itu, ia mendorong perempuan di Kota Kupang untuk tidak ragu mengambil peran strategis dalam pembangunan sosial, ekonomi, dan kepemimpinan. Serena menegaskan bahwa perempuan masa kini harus berani bermimpi besar dan mengambil bagian dalam menentukan arah masa depan daerah.
“Hari ini perempuan harus berani bermimpi besar. Perempuan tidak hanya mengasuh masa depan, tetapi juga memimpinnya,” ungkapnya dengan penuh optimisme.
Serena Francis menutup pesannya dengan menegaskan bahwa perempuan yang berdaya dan berkarakter akan melahirkan keluarga yang tangguh. Keluarga tangguh inilah yang menjadi fondasi utama bagi terwujudnya Kota Kupang yang lebih adil, humanis, dan berkelanjutan ke depan. ***






