LLDIKTI XV Kucurkan Rp11 Miliar untuk Riset dan Pengabdian di NTT

oleh -95 Dilihat
Para Rektor PTS se-NTT Hadiri Kegiatan Rakor dari LLLDIK Wilayah XV NTT pada Rabu, 6 Mei 2026. (Foto Hiro)

Suarantt.id, Kupang-Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XV terus memperkuat budaya riset dan pengabdian kepada masyarakat di perguruan tinggi swasta (PTS) di Nusa Tenggara Timur (NTT). Pada tahun 2026, total alokasi dana hibah penelitian dan pengabdian yang digelontorkan mencapai Rp10,99 miliar.

Kepala LLDIKTI Wilayah XV, Prof. Dr. Adrianus Amheka, mengatakan pendanaan tersebut merupakan bagian dari program hibah BIMA yang difokuskan untuk meningkatkan kualitas penelitian sekaligus memastikan dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Pendanaan ini diarahkan agar riset yang dilakukan dosen tidak hanya berkualitas, tetapi juga berdampak langsung bagi pembangunan daerah,” ujarnya dalam pemaparan capaian layanan LLDIKTI XV per Mei 2026.

Dari total anggaran tersebut, porsi terbesar dialokasikan untuk penelitian sebesar Rp8,45 miliar atau sekitar 77 persen. Dana ini mendukung 290 judul penelitian yang tersebar di 29 institusi.

Sementara itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat mendapatkan alokasi Rp1,22 miliar atau sekitar 12 persen, yang mencakup 30 judul kegiatan di 17 institusi.

Dana hibah BIMA (Basis Informasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat) sendiri bersumber dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melalui Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan (Ditjen Risbang).

Selain penelitian dan pengabdian, LLDIKTI XV juga mengalokasikan dana sebesar Rp248 juta atau sekitar 2 persen untuk pendanaan prototipe yang melibatkan dua institusi. Program ini bertujuan mendorong hilirisasi hasil riset agar dapat dimanfaatkan secara nyata oleh masyarakat.

Untuk penelitian multitahun, disiapkan anggaran sebesar Rp1 miliar atau sekitar 9 persen, dengan total 10 proposal yang didanai di empat institusi.

Prof. Adrianus menegaskan, penguatan riset dan pengabdian merupakan salah satu fokus utama LLDIKTI XV dalam meningkatkan kualitas perguruan tinggi di NTT.

BACA JUGA:  LLDIKTI Wilayah XV Targetkan 10 PTS NTT Raih Status Unggul di 2030

“Perguruan tinggi tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga sebagai pusat inovasi yang mampu memberikan solusi atas berbagai persoalan di masyarakat,” tegasnya.

Ia berharap peningkatan pendanaan ini dapat mendorong dosen lebih aktif melakukan penelitian serta menghasilkan karya ilmiah dan inovasi yang relevan dengan kebutuhan daerah.

Dengan dukungan hibah yang terus meningkat, LLDIKTI XV optimistis perguruan tinggi swasta di NTT akan semakin produktif dalam menghasilkan riset yang berdampak dan berkontribusi terhadap pembangunan daerah. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.