Kapolda NTT Pastikan Bantuan Menjangkau Pulau Sukun, 146 Paket Sembako Disalurkan

oleh -21 Dilihat
Kapolda NTT Pastikan Bantuan Kemanusiaan Jangkau Warga Terdampak. (Foto Istimewa)

Suarantt.id, Maumere-Kepedulian Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terhadap masyarakat terdampak gempa bumi di Pulau Flores terus diperluas hingga ke wilayah kepulauan. Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko memastikan bantuan kemanusiaan dapat menjangkau warga Pulau Sukun, Kabupaten Sikka.

Upaya tersebut diwujudkan jajaran Direktorat Polairud Polda NTT dengan menggunakan KP. Pulau Sukur 3007 untuk mengantarkan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana pada Senin (31/8/2026).

Kapal polisi bertolak dari Dermaga Wuring, Maumere, sekitar pukul 05.00 WITA dengan membawa 146 paket sembako. Perjalanan menuju Pulau Sukun ditempuh sekitar tiga setengah jam hingga kapal tiba di perairan pulau tersebut sekitar pukul 08.30 WITA.

Kapolda NTT melalui Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol. Henry Novika Chandra mengatakan penyaluran bantuan ke wilayah kepulauan merupakan bagian dari komitmen Polri untuk memastikan masyarakat terdampak bencana tidak luput dari perhatian.

“Polri terus berupaya memastikan bantuan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan, termasuk warga di wilayah kepulauan yang memiliki tantangan akses tersendiri. Kehadiran personel di lapangan merupakan bentuk kepedulian dan pelayanan Polri kepada masyarakat,” ujar Kombes Pol. Henry.

Bantuan Diangkut Menggunakan Perahu Nelayan

Sesampainya di Pulau Sukun, personel menghadapi tantangan akses. Jarak antara dermaga dan kawasan permukiman membuat bantuan tidak dapat langsung diangkut melalui jalur darat.

Personel Ditpolairud Polda NTT kemudian berkoordinasi dengan masyarakat setempat untuk menggunakan perahu motor milik nelayan sebagai sarana estafet pengangkutan bantuan.

Sekitar pukul 09.00 WITA, personel Ditpolairud Polda NTT bersama personel Polres Sikka dan masyarakat bergotong royong memindahkan paket sembako dari kapal ke perahu nelayan.

KP. Pulau Sukur 3007 selanjutnya bergeser mendekati dermaga agar proses distribusi lebih mudah. Dua kendaraan roda tiga turut digunakan untuk membawa bantuan menuju lokasi yang telah ditentukan pemerintah desa.

BACA JUGA:  Tak Main-Main! Kejari Ende Geledah Disdik, Dokumen dan Laptop Disita untuk Bongkar Dugaan Korupsi

146 Paket Sembako Diserahkan

Sekitar pukul 10.30 WITA, bantuan secara simbolis diserahkan kepada Kepala Desa Sukun, Ismail Irianto.

Sebanyak 146 paket sembako diterima untuk selanjutnya disalurkan kepada masyarakat yang terdampak gempa bumi di Pulau Sukun.

Kombes Pol. Henry menegaskan, distribusi bantuan tidak sekadar memindahkan logistik, tetapi memastikan bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.

“Yang terpenting adalah memastikan bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan. Dalam situasi bencana, setiap paket bantuan memiliki arti bagi warga yang sedang berusaha bangkit,” jelasnya.

Menurutnya, kondisi geografis wilayah kepulauan menjadi tantangan tersendiri dalam penanganan bencana. Karena itu, kerja sama antara personel Polri dan masyarakat menjadi penting agar bantuan dapat disalurkan secara efektif.

Anak-Anak Pulau Sukun Ikut Mendapat Perhatian

Selain menyalurkan bantuan pangan, personel Polri juga memberikan perhatian kepada anak-anak melalui kegiatan trauma healing.

Kegiatan yang dipimpin Iptu Agung Wiriawan, Pan Ops KP. Kasturi 6002, tersebut diikuti anak-anak usia dini hingga usia sekolah. Mereka diajak mengikuti kegiatan yang bersifat menghibur sekaligus mendapatkan pendampingan setelah menghadapi situasi bencana.

Anak-anak juga menerima extra puding dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan trauma healing menjadi bagian dari upaya pemulihan pascabencana, mengingat anak-anak tidak hanya membutuhkan makanan dan kebutuhan dasar, tetapi juga rasa aman, perhatian serta pendampingan.

Polri Pastikan Masyarakat Kepulauan Tidak Sendirian

Kombes Pol. Henry mengatakan kehadiran personel Polri di Pulau Sukun menjadi bagian dari upaya penanganan bencana secara langsung di tengah masyarakat.

“Selain memenuhi kebutuhan dasar, kita juga ingin memberikan rasa aman dan menunjukkan kepada masyarakat bahwa mereka tidak menghadapi bencana ini sendirian. Polri akan terus berupaya hadir sesuai dengan kemampuan dan kondisi di lapangan,” katanya.

BACA JUGA:  Pemkot Kupang Diminta Perkuat Kolaborasi dengan Polda NTT Terkait TPPO

Setelah seluruh rangkaian penyaluran bantuan dan kegiatan trauma healing selesai, personel kemudian mempersiapkan perjalanan kembali ke Maumere.

KP. Pulau Sukur 3007 tiba kembali di Dermaga Wuring sekitar pukul 15.45 WITA dalam keadaan aman.

Kehadiran Polri di Pulau Sukun menunjukkan bahwa keterbatasan akses dan kondisi geografis tidak menjadi penghalang untuk menjangkau masyarakat terdampak bencana.

Bantuan yang menyeberangi laut tersebut sekaligus membawa pesan bahwa masyarakat di wilayah kepulauan tetap mendapat perhatian dalam proses pemulihan pascagempa.

NTT Penuh Kasih, Polri untuk Masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.