Kunjungan ke TTU, Gubernur NTT Dukung UMKM dan Kreativitas Kaum Muda Katolik

oleh -144 Dilihat
Gubernur NTT Pose Bersama OMK se-Dekenat Mena di TTU. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Kefamenanu-Kunjungan kerja Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, ke Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) dimanfaatkan untuk memperkuat peran generasi muda dalam pembangunan daerah, khususnya melalui dukungan terhadap usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta pengembangan kreativitas kaum muda Katolik.

Hal ini terlihat dalam dialog terbuka antara Gubernur Melki Laka Lena bersama Orang Muda Katolik (OMK) se-Dekenat Mena yang berlangsung di Kantor Dekenat Mena, Paroki St. Filomena, Desa Oepuah Selatan, Kecamatan Biboki Moenleu, Kamis (11/6/2026).

Ketua OMK Paroki St. Filomena Mena, Yanto Lau, menyampaikan apresiasi atas kehadiran langsung gubernur yang dinilai menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mendengar aspirasi kaum muda.
“Dialog ini menjadi ruang strategis karena apa yang kami sampaikan didengar langsung oleh Bapak Gubernur dan direspons untuk ditindaklanjuti. Ini menegaskan perhatian pemerintah terhadap peran kaum muda dalam membangun NTT dan TTU,” ujarnya.
Menurut Yanto, forum tersebut juga membahas berbagai isu penting, mulai dari pengembangan ekonomi kreatif, kewirausahaan, hingga peran pemuda sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Melki menegaskan bahwa pertemuan dengan masyarakat, khususnya generasi muda, menjadi sumber energi bagi para pemimpin dalam menjalankan tugas pelayanan publik.
“Bagi kami yang menjadi pejabat publik, bertemu masyarakat itu adalah vitamin dan energi. Mendengar langsung harapan mereka menjadi bahan bakar untuk terus bekerja,” kata Melki.
Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan aktif generasi muda dalam pembangunan daerah. Pemerintah, kata dia, terus membuka ruang dialog agar aspirasi masyarakat dapat diterjemahkan menjadi kebijakan yang tepat sasaran.
Selain itu, Gubernur Melki menyoroti upaya peningkatan kualitas pendidikan di NTT. Ia mengungkapkan bahwa kemampuan akademik siswa di daerah masih perlu ditingkatkan melalui langkah konkret, termasuk Program Jam Belajar Masyarakat yang dilaksanakan setiap pukul 18.00 hingga 19.30 WITA.
“Kami berharap semua pihak, baik pemerintah, gereja, maupun masyarakat, memberi ruang bagi anak-anak untuk belajar di jam tersebut,” ujarnya.
Tak hanya pendidikan, Gubernur juga memberikan perhatian pada peran pemuda dalam menggerakkan ekonomi lokal. Ia menilai kegiatan OMK dalam rangkaian perayaan Hati Kudus Yesus tidak hanya bernilai spiritual, tetapi juga berdampak pada aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.
Usai dialog, Gubernur Melki meninjau langsung stan pameran UMKM yang dikelola anggota OMK. Dalam kesempatan itu, ia membeli sejumlah produk sebagai bentuk dukungan nyata terhadap usaha kreatif generasi muda.
“Kegiatan seperti ini bukan hanya religius, tetapi juga memunculkan aktivitas ekonomi, sosial, dan budaya yang bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Bupati TTU, Falentinus Delasalle Kebo, menilai dialog antara pemerintah dan kaum muda sebagai forum penting untuk mempertemukan harapan masyarakat dengan kebijakan pemerintah.
“Orang muda tidak boleh hanya menjadi penonton, tetapi harus menjadi pelaku perubahan. Forum ini menjadi ruang strategis untuk menyampaikan gagasan dan aspirasi secara konstruktif,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pembangunan daerah membutuhkan kolaborasi semua pihak, termasuk gereja yang selama ini berkontribusi dalam pembangunan sumber daya manusia dan penguatan nilai moral.
Dialog tersebut merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hati Kudus Yesus di wilayah Dekenat Mena yang sebelumnya diawali dengan perarakan Arca melintasi 10 paroki. Selain kegiatan rohani, rangkaian acara juga diisi dengan perlombaan dan pameran ekonomi kreatif yang digagas oleh OMK.
Kegiatan ini dinilai sejalan dengan program Pemerintah Provinsi NTT dalam mendorong pengembangan produk unggulan berbasis komunitas melalui konsep One Village One Product dan One Community One Product, sekaligus memperkuat peran generasi muda sebagai penggerak ekonomi lokal di daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.