Modus Baru Penipuan di Kota Kupang: Ngaku Wali Kota, Sebar Proposal Penggalangan Dana

oleh -92 Dilihat
Modus Penipuan Atas Nama Wali Kota Kupang. (Foto Istimewa)

Suarantt.id, Kupang-Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap modus penipuan baru yang mengatasnamakan pejabat publik.

Imbauan tersebut disampaikan menyusul beredarnya pesan WhatsApp dari nomor tidak dikenal yang mengaku sebagai Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo.

Dalam pesan tersebut, pelaku memberikan arahan terkait rencana kunjungan mantan Presiden Joko Widodo, sekaligus melampirkan dokumen penggalangan dana untuk kegiatan dimaksud.

Kepala Diskominfo Kota Kupang, Ariantje M. Baun menegaskan bahwa nomor yang digunakan tersebut bukanlah nomor resmi Wali Kota Kupang. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk tidak mudah percaya terhadap pesan yang mencurigakan, apalagi yang berkaitan dengan permintaan uang atau sumbangan.

“Dipastikan bahwa nomor tersebut bukan milik Wali Kota Kupang. Kami mengimbau masyarakat untuk lebih teliti dan tidak langsung menanggapi pesan seperti itu,” tegasnya.

Pemerintah juga meminta warga segera melaporkan jika menemukan nomor lain yang mengatasnamakan Wali Kota atau pejabat publik lainnya. Langkah ini penting untuk mencegah semakin meluasnya praktik penipuan yang merugikan masyarakat.

Selain itu, masyarakat diajak untuk lebih cerdas dalam berliterasi digital dengan selalu melakukan verifikasi informasi sebelum mempercayai atau menyebarkannya. Kampanye “Cek informasinya, laporkan hoaksnya” terus digalakkan sebagai upaya memerangi penyebaran informasi palsu.

Pemkot Kupang berharap masyarakat dapat berperan aktif dalam mencegah tindak penipuan dengan tidak mudah terprovokasi serta segera melaporkan setiap indikasi kejahatan digital kepada pihak berwenang. ***

BACA JUGA:  Hadiri Pentahbisan Imam Baru Wali Kota Serukan Pembangunan Kota Berbasis Iman, Toleransi, dan Kolaborasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.