NTT Branding Perkuat Promosi Pariwisata

oleh -74 Dilihat
Gubernur NTT Melki Laka Lena Pimpin Apel Bersama ASN Pemprov NTT pada Senin, 19 Oktober 2026. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Kupang-Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, mengapresiasi keberhasilan seluruh jajaran Pemerintah Provinsi NTT dalam menyukseskan penyelenggaraan Pekan Special Olympics Nasional (PESONAS) II Tahun 2026 di Kota Kupang. Kesuksesan tersebut menjadi modal penting bagi NTT untuk mempersiapkan diri sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028.

Apresiasi itu disampaikan Gubernur Melki saat memimpin Apel Kesadaran Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemprov NTT di halaman depan Gedung Sasando, Kantor Gubernur NTT pada Senin (19/10/2026) pagi.

Apel tersebut dihadiri Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma, Sekretaris Daerah Provinsi NTT Fransiskus Sales Sodo, para staf ahli gubernur, asisten sekda, serta pimpinan perangkat daerah lingkup Pemprov NTT.

Dalam arahannya, Melki menyampaikan terima kasih kepada seluruh perangkat daerah yang telah bekerja keras memberikan pelayanan terbaik kepada atlet, ofisial, dan delegasi dari berbagai provinsi selama penyelenggaraan PESONAS II 2026.

Menurutnya, keberhasilan menjadi tuan rumah tidak hanya diukur dari kelancaran pertandingan, tetapi juga dari keramahan dan kualitas pelayanan yang dirasakan para peserta selama berada di NTT.

“Terima kasih dan apresiasi kepada seluruh jajaran Pemprov NTT, khususnya perangkat daerah yang telah memfasilitasi dan memberikan pelayanan kepada kontingen PESONAS dari seluruh Indonesia. Kita sudah menunjukkan bahwa NTT mampu menjadi tuan rumah yang baik,” ungkap Melki.

Ia menjelaskan, pelayanan yang diberikan Pemprov NTT mendapat apresiasi dari Special Olympics Indonesia (SOIna) pusat maupun para delegasi yang hadir. Hal tersebut menjadi kebanggaan sekaligus bukti bahwa koordinasi dan kerja sama ant perangkat daerah mampu menghasilkan pelayanan yang baik.

Melki menegaskan, pengalaman menjadi tuan rumah PESONAS II harus menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan, koordinasi, dan kesiapan pemerintah daerah dalam menghadapi agenda yang lebih besar.

BACA JUGA:  Pemkot Kupang Bahas Pembenahan Pasar dan Rencana Bazaar Ramadan 2026

“Teman-teman dari berbagai daerah pulang membawa kesan yang baik. Mereka senang mengikuti PESONAS di NTT karena kita melayani mereka dengan luar biasa. Ini menjadi pelajaran berharga bagi kita. Hal-hal yang masih kurang harus kita benahi agar penyelenggaraan kegiatan berikutnya bisa lebih baik,” tegasnya.

NTT Siapkan Diri Menuju PON XXII 2028

Berbekal pengalaman menyelenggarakan PESONAS II 2026, Gubernur Melki optimistis NTT mampu menjadi tuan rumah PON XXII Tahun 2028.

Optimisme tersebut diperkuat dengan kedatangan delegasi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) yang telah melakukan peninjauan langsung terhadap kesiapan sejumlah venue yang direncanakan digunakan dalam penyelenggaraan PON 2028.

Meski demikian, Melki mengingatkan bahwa optimisme harus diikuti dengan langkah konkret. Pembenahan fasilitas olahraga, koordinasi lintas perangkat daerah, serta perencanaan yang matang dan terukur menjadi pekerjaan penting yang harus segera dipersiapkan.

Pemprov NTT, katanya, tidak hanya ingin sukses menyelenggarakan pertandingan, tetapi juga menjadikan PON sebagai momentum untuk meningkatkan prestasi atlet, menggerakkan ekonomi masyarakat, memperkenalkan pariwisata daerah, dan memperkuat tata kelola pemerintahan.

Untuk itu, terdapat lima target sukses yang harus diwujudkan dalam penyelenggaraan PON XXII Tahun 2028.

Pertama, sukses penyelenggaraan, yakni memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar, profesional, tertib, dan tepat waktu.

Kedua, sukses prestasi, melalui peningkatan kualitas pembinaan atlet dan pembangunan budaya berprestasi. NTT menargetkan mampu menembus peringkat 10 besar nasional.

Ketiga, sukses ekonomi, dengan menjadikan PON sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi lokal, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sektor perdagangan, serta berbagai usaha masyarakat.

Keempat, sukses pariwisata, dengan memanfaatkan momentum PON untuk memperkenalkan destinasi wisata unggulan NTT kepada masyarakat dari berbagai daerah, sekaligus memperluas promosi pariwisata ke tingkat nasional dan internasional.

BACA JUGA:  Jembatan Ambruk di Trans Timor, Akses Kupang Lumpuh Total; Wagub NTT Tinjau dan Siapkan Jalur Darurat

Kelima, sukses administrasi, melalui tata kelola keuangan dan pertanggungjawaban yang transparan, akuntabel, tertib, serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Melki menegaskan, kelima target tersebut harus menjadi komitmen bersama seluruh perangkat daerah. Dengan demikian, PON 2028 tidak sekadar menjadi ajang olahraga nasional, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat NTT.

NTT Branding Perkuat Promosi Pariwisata

Dalam apel tersebut, Gubernur Melki juga menyinggung peluncuran NTT Branding bertajuk Nature Transforms Tomorrow oleh Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma dalam ajang The 2nd Indonesia Tourism Marketing Week (ITMW) 2026 di Bali.

Menurut Melki, peluncuran branding tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat identitas pariwisata NTT, memperluas jangkauan promosi, serta meningkatkan daya saing daerah sebagai destinasi wisata unggulan.

Ia berharap, NTT Branding dapat mempermudah pemerintah daerah memperkenalkan kekayaan alam, budaya, dan berbagai potensi unggulan NTT kepada masyarakat luas, termasuk pasar pariwisata internasional.

Karena itu, seluruh perangkat daerah diminta berperan aktif mendukung promosi potensi daerah. Branding tersebut tidak boleh berhenti sebagai slogan, tetapi harus diwujudkan melalui langkah nyata yang berdampak terhadap kunjungan wisatawan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Mudah-mudahan dengan Branding NTT tersebut, kita lebih mudah memperkenalkan semua potensi di NTT ke tingkat dunia,” jelas Melki.

Ia berharap, penguatan promosi pariwisata dapat berjalan seiring dengan persiapan PON 2028 sehingga pelaksanaan ajang olahraga tersebut turut membuka peluang bagi pelaku UMKM, sektor perdagangan, perhotelan, transportasi, dan usaha masyarakat lainnya.

TPP ASN Dibayarkan untuk Empat Bulan Terakhir

Pada bagian akhir arahannya, Gubernur Melki menyampaikan informasi mengenai Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN Pemprov NTT tahun 2026 yang akan dibayarkan untuk empat bulan terakhir tahun ini.

BACA JUGA:  GAMKI NTT Gandeng RRI Kupang Gelar Talkshow Dialog Publik Bahas Evaluasi 1 Tahun Kepemimpinan Melki-Johni

Ia berharap, informasi tersebut disambut dengan rasa syukur sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh ASN untuk terus meningkatkan disiplin, tanggung jawab, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, kesejahteraan aparatur harus berjalan seiring dengan peningkatan profesionalisme dan komitmen dalam menjalankan tugas pemerintahan.

Melki pun mengajak seluruh jajaran Pemprov NTT memperkuat semangat kebersamaan, meningkatkan koordinasi, dan bekerja secara optimal untuk mendukung agenda pembangunan daerah.

Ia berharap, seluruh ASN mampu mengambil bagian dalam mempersiapkan NTT sebagai tuan rumah PON XXII Tahun 2028, memperkuat promosi pariwisata melalui NTT Branding, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas.

Kesuksesan PESONAS II 2026 menjadi modal awal bagi NTT untuk menghadapi tantangan yang lebih besar pada 2028. Kini, kesiapan fasilitas, kualitas pelayanan, pembinaan atlet, dan koordinasi lintas sektor menjadi kunci agar NTT tidak hanya sukses menjadi tuan rumah PON, tetapi juga mampu membawa manfaat bagi masyarakat dan perekonomian daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.